Sebaik-baik dari kalian adalah orang yang mempelajari Al-Quran dan mengajarkannya (H.R. Bukhari)
Tampilkan postingan dengan label Seri Pengalaman Terapi Quran. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Seri Pengalaman Terapi Quran. Tampilkan semua postingan

Senin

Seri Pengalaman TQ: Pengaruh Tokoh Kartun Itu Akhirnya Hilang

[Pengalaman Praktek Harian Terapi Quran]


Jagoan kecil kami senang sekali mengikuti cerita kartun Boboiboy. Tidak bosan dia melihatnya berulang-ulang melalui hp atau tv. Tak heran jika dia mampu menirukan semua gerakannya, bahkan menghafal dialog yang dilakoni tokoh kesukaannya itu.
Hal tersebut berlanjut dengan koleksi mainan dan baju-bajunya yang bergambar tokoh tersebut.
Awalnya saya pikir itu hal biasa, yang lumrah dilakukan anak-anak. Tapi setelah mengikuti Ta'lim Terapi Quran yang lalu, baru saya ketahui kalau hal tersebut akan mempengaruhi jiwanya karena ditunggangi setan dibalik tokoh tersebut.

Saya pun tersadar, mengapa selama ini jagoan kami kerap bercanda dengan gerakan beladiri ala "Boboiboy", bahkan tidak jarang melukai kakaknya dengan gerakan-gerakan tersebut.

Kuputuskan untuk membersihkan semua barang di rumah dari tokoh kartun tersebut, sambil memberi pengertian kepada si kecil agar tidak lagi menyimpan benda-benda tersebut.

Saya pun mulai melakukan RID (Ruqyah Indzar Da'awy) mandiri dengan tujuan membersihkan anak-anakku dari pengaruh tokoh kartun yang mereka sukai.

AlhamduliLLaah... biidzniLLaah, saat ini si kecil sudah tidak lagi mengikuti gerakan tokoh yang dia sukai, lebih mudah menerima pemahaman untuk beribadah, melakukan amalan-amalan rutin seperti ke Masjid setiap waktu sholat, dan membaca Al-Quran.

Minggu

Seri Pengalaman TQ: Alhamdulillah, Yang Selama Ini Mencintaiku Akhirnya Pergi Meninggalkanku

[Pengalaman Harian Praktek Terapi Quran]


Berawal dari Ta'lim rutin yang kami lakukan setiap Jum'at pagi.
Saat itu, ustadzah sedikit membahas tentang Terapi Qur'an.
Belumlah sampai pada pokok bahasan, tiba-tiba saja aku tidak bisa mengendalikan diri untuk berteriak.

"panas... panaas... udah jangan diterusin ustadzah..."

Itu kata-kata yang keluar dari mulut saya.
Teman-teman ta'lim spontan kaget bercampur takut melihat saya.

Ustadzah meminta kami untuk berwudlu dan mulai proses Ruqyah secara jamaah.
Kepala saya terasa sakit sekali sampai ruqyah selesai, saya pun muntah-muntah.

Setelahnya, aku semakin intens belajar meruqyah diri sendiri. Tidak jarang, setiap kali ada percakapan tentang ruqyah, seperti ada penolakan dalam diri saya dan merasa tidak nyaman.

Beberapa hari lalu, saya kembali mengikuti proses ruqyah bersama beberapa orang lainnya. Begitu membaca ayat-ayat pemutus, kembali saya berteriak, dan ternyata baru didapati ada jin yang cinta pada saya, dan selalu mengikuti saya entah sudah berapa lama.

AlhamduliLLaah, jin tersebut mendapatkan hidayah ALLaah dan bersyahadat lalu meninggalkan tubuh saya.

MasyaALLaah... Setelah ruqyah tersebut, saya rasakan perbedaan yang signifikan pada malam harinya.
Saya bisa tidur dengan nyenyak, padahal sebelumnya saya selalu resah dan kepala sakit.

Terima kasih Ya ALLaah, dengan ijinMu kau bebaskan diriku dari gangguan jin yang selama ini mencintaiku.


Seri Pengalaman TQ: Rasa Takut Saat Mendengar Cerita Terapi, Sekalipun Sedih Akhirnya Diapun Pamit Pergi

[Pengalaman Harian Praktek Terapi Quran]



Tidak jauh berbeda dengan pengalaman teman saya kemarin, kami menjalani Terapi Qur'an untuk pertama kali ketika waktu Ta'lim Bahasa Arab rutin.

Jika teman saya mulai bereaksi saat memulai perbincangan tentang Terapi Qur'an, sementara saya merasakan ketakutan yang amat sangat, kaki tangan terasa dingin penuh rasa khawatir.

Saat itu, ustadzah mencoba menenangkan dan meyakinkan kami bahwa kita memiliki kendali penuh atas diri ini. Jangan biarkan mahluk lain mengendalikan kita apalagi sampai mengganggu aktifitas dan ibadah.

Ketika ayat-ayat pemutus dibacakan, saya seakan tidak terkendali dan berteriak, saya merasa sedih sekali dan menangis. Padahal saya sendiri tidak sadar apa yang sebenarnya terjadi pada diri saya.

AlhamduliLLaah, setelah proses Terapi Qur'an selesai, si sedih yang ada dalam diri saya ikut menyatakan syahadat dan keluar dari tubuh saya.
Pandangan mata terasa lebih terang, bahupun ringan.

Sejak itulah saya mulai tertarik mendalami ilmu Terapi Qur'an dan menjalankannya dalam kehidupan sehari-hari, karena sadar sekali diri ini masih banyak yang membelenggu dan berupaya agar jauh dari ALLaah.


Seri Pengalaman TQ: Syukur PadaMu Yaa Robb, Suamiku Berubah

[Pengalaman harian Praktek Terapi Quran]


Setelah merasakan beberapa perbaikan pasca terapi quran pertama yang lalu, saya terfikir tentang keadaan rumah tangga saya.
Saya yang tengah berusaha berhijrah, ingin mengamalkan semua tuntunan agama secara kaffah tapi terasa belum bisa berjalan seiring dengan suami.

Lalu teringat ketika saat ta'lim disampaikan, bahwa RID (Ruqyah Indzar Da'awy) bisa digunakan untuk membantu orang lain meskipun dari kejauhan tanpa sepengetahuannya, sayapun mencoba mengamalkannya dengan niat ingin membantu suami agar terlepas dari belenggu-belenggu yang membuatnya malas dan berat melakukan ibadah.

Setelah beberapa hari saya rutinkan membaca RID tersebut, AlhamduliLLaah... ALLaahu Akbar... kami melihat sendiri begitu banyak perubahan dalam ibadah pada suami saya.

Jika azan berkumandang, dia yang lebih dahulu mengingatkan kami untuk sholat di awal waktu kemudian dia bergegas ke masjid.

 MasyaALLaah... Hidayah dan taufiq adalah milik ALLaah, dan rupanya ALLaah berikan kepada suami melalui ikhtiar Terapi Qur'an ini.

Saya semakin yakin, mendoakan dan membantu orang lain dengan ikhlas, tanpa sepengetahuannya akan berbalas 'imbalan' tidak terduga dari ALLaah.

Alhamdulillahilladzi bini'matihii tatimmus shoolihaat.

......
*catatan:
RID adalah Ruqyah Indzar Da'awi, meruqyah dengan memberi peringatan kedakwahan.

Seri Pengalaman TQ: Doa dan Ikhtiar Seorang Ibu Tak Tertolak

[Pengalaman praktek Terapi Quran]


Peristiwa dialami oleh seorang ibu di Cirebon.

Kisah ini terjadi pada salah seorang sahabat saya yang saat itu tengah dilanda masalah dengan anak laki-lakinya.

Sahabat saya tengah mencurahkan isi hatinya, tentang kesedihan dan kekhawatiran seorang ibu tentang anak laki-lakinya yang sudah 2x pergi meninggalkan rumah. Kali ini si anak pergi karena marah orangtuanya tidak menuruti permintaannya agar dibelikan motor.

Tidak terbayang bagaimana sedihnya hati seorang ibu, manakala buah hatinya pergi meninggalkan rumah, tanpa kata tanpa pamit dan tanpa kabar sampai hari kelima.

Singkat cerita, saya anjurkan sahabat saya agar melakukan RID (Ruqyah Indzaar Da'awy) khusus untuk anaknya.
Ditujukan pada mahluk yang membuat hati anak tersebut keras tidak mau mendengar nasihat orangtuanya.

Setelah beberapa hari, sahabat saya mengirim pesan mengatakan bahwa anaknya tengah berada di Jakarta. Si anak bercerita bahwa dia tersesat, dan ditemani seorang laki-laki yang mengantarnya sampai ke sebuah warnet.

Setelah si anak dijemput dan bertemu dengan kedua orangtuanya, Ibunya masih terus melanjutkan RID setiap malam untuk anaknya.

Beberapa minggu tidak berkabar, saya coba menghubungi sahabat saya dan menanyakan kabar perkembangan anaknya.

 AlhamduliLLaah... Kabar baik yang saya dengar. Dia bercerita kalau saat ini anaknya sudah mulai kembali sholat ke masjid, mau mendengarkan setiap perkataan orangtuanya dan tidak lagi berkata kasar/membantah orangtuanya.

MasyaALLaah... begitulah usaha seorang ibu. Dengan doa-doanya, ikhtiarnya melakukan RID untuk buah hatinya mengetuk pintu langit dan membuka hati anak tersebut kembali kepada jalan yang benar.


*catt: _RID adalah Ruqyah Indzar Da'awi, meruqyah dg memberi peringatan kedakwahan_

_______

Seri Pengalaman TQ: Dokter Itupun Semakin Yakin

[Pengalaman harian Praktek Terapi Quran]

Diceritakan oleh seorang dokter, di Tangerang Selatan.

Sepekan setelah saya mengikuti Ta'lim Terapi Qur'an yang diadakan di Tangerang, saya mendapat panggilan visit salah seorang pasien tumor paru.

Menurut keluarganya malam itu dia merasa sesak, dadanya sakit dan terasa panas.
Saat saya tiba di rumahnya, nafas tengah tersengal-sengal dalam keadaan jongkok karena sudah tidak mampu berdiri tegak atau duduk.

Saya yang sebagai dokter umum, merasa tidak memiliki kekuatan apapun untuk menolongnya, dalam kacamata kami, pasien ini perlu segera dibawa ke RS dan ditangani dokter spesialis penyakit dalam. Dia memerlukan oksigen sebagai bantuan pernafasan pertamanya.

Namun karena kondisi saat itu tidak memungkinkan, saya mohon ijin keluarga untuk mendoakannya.

Teringat ta'lim Terapi Qur'an yang lalu, saya bacakan beberapa surat Al-Quran dan ditiupkan pada telapak tangan saya lalu diusapkan ke dada pasien, sambil terus menerus saya ulang dan memohon pertolongan ALLaah.

 MasyaALLaah... Allahu Akbar...
pasien tersebut berkata "Adem bu dokter... dada saya terasa lebih nyaman dan bisa bernafas.."

Maha besar ALLaah, yang memberikan pertolonganNya melalui ayat-ayat Al-Quran yang dibacakan.
Setelahnya, saya tetap menyarankan pasien tersebut agar mendapatkan pertolongan ke RS terdekat.

Seri Pengalaman TQ: Gangguan Hilang, Jiwapun Tenang

[Pengalaman Harian Praktek Terapi Quran]


 Kisah seorang ibu rumah tangga di Tangerang Selatan.

Beberapa tahun lalu, ketika menyetir mobil, saya mengalami kantuk luar biasa dan tertidur. saya terbangun setelah menabrak mobil yang ada di depan, dan ternyata menyebabkan kerusakan yang cukup parah. Bahkan  mobil yang tertabrak baru saja keluar dari dealer yang dibeli secara cash tanpa asuransi.

Tidak terbayang berapa biaya yang harus dikeluarkan untuk memperbaiki kedua mobil itu. Saya terpaksa merelakan menunda impian untuk berkunjung ke BaituLLaah dan mengambil semua tabungan bahkan terpaksa berhutang untuk menutupi semua biaya kerusakan.

Tahun itu saya memang sedang menjalani proses Terapi Quran secara mandiri atau dibantu beberapa rekan karena terindikasi mengalami gangguan sihir akibat hasad seseorang.

Terapi Quran, bagi saya tidak hanya mendekatkan pada kesembuhan, tetapi juga menguatkan jiwa dan spiritualitas saya sampai saat ini.

Dengan ayat-ayat yang saya baca, semakin membuat saya mencoba ikhlas menjalani taqdir yang ALLaah tetapkan.

 MasyaAllah... Allahu Akbar... Beberapa bulan setelah kecelakaan yang saya alami itu, ALLaah memberikan kemudahanNya, membuka pintu-pintu rejekiNya dari berbagai penjuru dan impian saya mengunjungi Haromain terwujud dengan cara yang tidak terduga, hutangpun terlunasi diluar kalkulasi saya sebagai manusia.

Semakin yakin diri ini dengan ayat-ayatNya, dibaca, ditadabburi dan diamalkan sungguh merupakan terapi yang sesungguhnya bagi setiap jiwa.

 (وَيَرْزُقْهُ مِنْ حَيْثُ لَا يَحْتَسِبُ ۚ وَمَنْ يَتَوَكَّلْ عَلَى اللَّهِ فَهُوَ حَسْبُهُ ۚ إِنَّ اللَّهَ بَالِغُ أَمْرِهِ ۚ قَدْ جَعَلَ اللَّهُ لِكُلِّ شَيْءٍ قَدْرًا)

dan Dia memberinya rezeki dari arah yang tidak disangka-sangkanya. Dan barangsiapa bertawakal kepada ALLaah, niscaya ALLaah akan mencukupkan (keperluan)nya. Sesungguhnya ALLaah melaksanakan urusan-Nya. Sungguh, ALLaah telah mengadakan ketentuan bagi setiap sesuatu.
[Surat At-Talaq 3]


Seri Pengalaman TQ: Membantu Orang Lain, Diri Sendiri Terobati


[Pengalaman Harian Praktek Terapi Quran]


Dikisahkan oleh seorang Terapis Qur'an di daerah Tangerang Selatan.

Beberapa hari lalu, seorang ibu muda datang ke rumah saya dengan maksud berkonsultasi tentang permasalahannya dan melakukan Terapi Qur'an.
Terlihat wajahnya begitu hitam legam, menanggung beban berat yang selama ini menjadi masalah hidupnya.

Selama proses Terapi Quran, terjadi beberapa reaksi aktif dan dialog dengan mahluk pengganggunya, diakhiri syahadat dan muntah-muntah.

Kami lanjut melaksanakan sholat Maghrib berjamaah. Sebelum bergegas pulang, si ibu melihat wajahnya di cermin dan mengatakan "kok wajah saya berubah ya bu? Sekarang lebih cerah?".

MasyaAllah. Sebenarnya itupun yang saya lihat perbedaan jelas pada wajah, sebelum dan setelah melakukan Terapi.

Lain lagi dengan diri saya, beberapa hari sebelumnya tengah merasakan sakit kepala dan sariawan yang tak kunjung menghilang, sehingga mempengaruhi selera makan dan sulit berbicara.

 Allahu Akbar... Setelah menterapi ibu tersebut, semua keluhan itupun hilang seketika. Sakit kepala mendadak hilang, sariawan masih tetap tapi tidak lagi terasa panas dan perih.

 AlhamduliLLaahilladzi bini'matihii tatimmush shoolihaat.

Semakin yakin dengan hadits nabi, yang mengatakan:
Barangsiapa melepaskan satu kesusahan dunia dari seorang mukmin, Allah akan melepaskan darinya satu kesusahan di hari kiamat. Barangsiapa memudahkan orang yang kesulitan, Allah akan memudahkannya di dunia dan akhirat. Barangsiapa menutupi aib seorang muslim, Allah akan menutupi aibnya di dunia dan akhirat, dan Allah akan senantiasa menolong seorang hamba, selama hamba tersebut menolong saudaranya. (HR. Muslim).

Seri Pengalaman TQ: Huruf-huruf Surat Al-Kahfi Mengecil Berhimpit... Akhirnya Kembali Jelas Terbaca

[Pengalaman Harian Praktek Terapi Quran]


Dalam ta'lim kami selalu diingatkan, bahwa hizbus syaithon tidak akan pernah lelah dan berhenti menggoda kita dalam beribadah. Sebagaimana sifatnya, yang ingin menjauhkan manusia dari ALLaah.

Pada suatu malam Jumat, ketika hendak  membaca surat Al-Kahfi, saya merasakan berat sekali membacanya. Huruf-huruf dalam Al-Quran terlihat begitu kecil dan menempel satu sama lain. Padahal Al-Quran yang saya pakai sama dengan yang bisa dipakai setiap hari.

Kembali teringat bahasan kami tentang Terapi Qur'an dan anjuran guru kami, saya coba membaca Al-Fatihah dan 3 Qul (Al-ikhlas, Al-Falaq dan An-Naas) lalu ditiupkan ke telapak tangan dan kuusapkan ke kedua mata saya.

MasyaAllah...
ALLaah mengembalikan penglihatan saya seperti semula dan terasa terang. Huruf-huruf dalam Al-Quran tersebut kembali menjadi jelas sehingga saya mampu menyelesaikan bacaan Al-Kahfi pada malam itu.

 AlhamduliLLaah...biidzniLLaah

________

Jumat

Seri Pengalaman TQ: Heran, Sakit Telapak Kaki Sembuh - Dengan Izin ALLaah

[Pengalaman Harian Praktek Terapi Quran]


Ada percakapan ringan dalam sebuah grup Majelis Ta'lim tempat kami belajar pagi ini. Seorang ibu mengeluhkan sakit di telapak kakinya yang sudah 2 hari belum juga sembuh, lalu bertanya ayat apa yang sebaiknya dibaca?
Kujawab, bacakan saja ayat-ayat biasa yang sudah dipelajari dengan penuh keyakinan bahwa ALLaah yang akan menyembuhkan melalui Ayat-ayat tersebut.

Menjelang ta'lim, saya datang sedikit terlambat karena harus berteduh menunggu hujan deras pagi ini. Beberapa jama'ah sudah berkumpul menunggu, tiba-tiba ibu tersebut menghampiri dan berkata "ustadzah, alhamduliLLaah kaki saya sudah sembuh. Kok bisa yaa...?"

" Kok ibu ragu? Bukankah ALLaah yang Maha Penyembuh?"
Saya balik bertanya...
Terlihat ibu itu masih terbengong, bahkan sampai ta'lim berakhir masih terheran-heran dengan mu'jizat Alqur'an yang baru saja dirasakannya.

Minggu

Seri Pengalaman TQ: Terapi Warung dengan QS. Al-Baqoroh

Berikut adalah pengalaman salah satu anggota room Terapi Quran yang dibina oleh ustadz R. Rosyad. 


Semalam di warung banyak sekali cicak, sampai merinding. Langsung saya bacakan ayat kursi dan 4 Qul (Al-Kafirun, Al-Ikhlas, Al-Falaq, dan An-Naas) berulang ulang kali.

Bersamaan dengan ini, malam ini ALLaah masih menguji warung saya. Sejak dari ba'da ashar dibuka sampai Isya', belum ada 1 pun pengunjungnya.

AlhamduliLLaah setelah saya baca QS. Al-Baqoroh baru 3 lembar sudah ada pengunjung yang datang secara beruntun.

SubhanaLLaah AlhamduliLLaah.. ALLaah Maha Pemberi Rezeki.

- Fulanah -

_______________



ShodaqoLLaah wa shodaqo RasuluLLaah shallaLLaahu 'alaihi wasallam..

Diantara Keutamaan Surat Al-Baqoroh dan Ali Imran

Dari Abu Hurairah radhiaLLaahu 'anhu bahwa RasuluLLaah shallaLLaahu ‘alaihi wasallam bersabda:

لَا تَجْعَلُوا بُيُوتَكُمْ مَقَابِرَ إِنَّ الشَّيْطَانَ يَنْفِرُ مِنْ الْبَيْتِ الَّذِي تُقْرَأُ فِيهِ سُورَةُ الْبَقَرَةِ

Janganlah kalian jadikan rumah-rumah kalian sebagai kuburan, sesungguhnya setan itu akan lari dari rumah yang di dalamnya dibacakan surat Al-Baqarah.
(HR. Muslim no. 780)


Abu Umamah Al-Bahili radhiaLLaahu 'anhu berkata: Saya mendengar RasuluLLaah shallaLLaahu ‘alaihi wasallam bersabda:

اقْرَءُوا الْقُرْآنَ فَإِنَّهُ يَأْتِي يَوْمَ الْقِيَامَةِ شَفِيعًا لِأَصْحَابِهِ اقْرَءُوا الزَّهْرَاوَيْنِ الْبَقَرَةَ وَسُورَةَ آلِ عِمْرَانَ فَإِنَّهُمَا تَأْتِيَانِ يَوْمَ الْقِيَامَةِ كَأَنَّهُمَا غَمَامَتَانِ أَوْ كَأَنَّهُمَا غَيَايَتَانِ أَوْ كَأَنَّهُمَا فِرْقَانِ مِنْ طَيْرٍ صَوَافَّ تُحَاجَّانِ عَنْ أَصْحَابِهِمَا اقْرَءُوا سُورَةَ الْبَقَرَةِ فَإِنَّ أَخْذَهَا بَرَكَةٌ وَتَرْكَهَا حَسْرَةٌ وَلَا تَسْتَطِيعُهَا الْبَطَلَةُ

Bacalah Al Qur`an, karena ia akan datang memberi syafa’at kepada para pembacanya pada hari kiamat nanti. Bacalah Az-Zahrawain, yakni Al-Baqarah dan surah Ali Imran, karena keduanya akan datang pada hari kiamat nanti, seperti dua tumpuk awan menaungi pembacanya, atau seperti dua kelompok burung yang sedang terbang dalam formasi hendak membela pembacanya. Bacalah surah Al-Baqarah, karena membacanya adalah berkah dan tidak membacanya adalah penyesalan. Dan para penyihir tidak akan dapat menghadapi/mengalahkannya.
(HR. Muslim no. 804)

R. Rosyad

Sabtu

Seri Pengalaman Terapi Quran: Tokoh Fiktif Kartun Manga

Ruqyah mendakwahi via chatting WA oleh ustdz R. Rosyad.


Tokoh kartun yang jadi topik dalam dialog Terapi Quran via WA kali ini adalah sepasang tokoh di cerita Samurai X, cerita komik (manga) Jepang yang kemudian dibuatkan filmnya.

Kami tidak menampilkan gambar kedua tokoh itu, tetapi yang ingin tahu untuk mempelajari lebih dalam tentang apa itu Samurai X bisa lihat di:

https://id.m.wikipedia.org/wiki/Samurai_X
http://rurounikenshin.wikia.com/wiki/Kaoru_Kamiya

Dialog ini tercatat tanggal 12 Oktober 2017.
Berikut transkrip-nya setelah disetujui oleh yang bersangkutan dan setelah dirubah initial namanya dan penyesuaian redaksi tulisan tanpa mengubah makna. (Keterangan: beliau adalah seorang ibu dengan 3 anak).
________________


[12/10/2017 15:50] Mrs F: Assalaamu'alaikum.
Afwan ustadz, mengganggu...
Tanya, boleh yaaa
[12/10/2017 15:52] Mrs F: Emang saya salah ya kalau pasang Profil Picture WA tokoh kartun jepang ???
[12/10/2017 15:55] Mrs F: Saya dari SMP sudah suka film kartun Samurai X itu.
Suka dengan karakter tokoh di film itu.
Memang tidak boleh suka dengan kartun ???
[12/10/2017 15:56] Mrs F: Saya pasang Profil Pircture wa Kenshin Himura kok orang-orang pada japri protes sih...???
Salahnya di mana...?

[12/10/2017 17:13] R Rosyad: 1. Profil Picture itu bisa mewakili/menjadi bagian jati diri. Dan tokoh Kenshin di PP itu termasuk jenis lukisan makhluk bernyawa, ada hadits yang melarangnya. Malaikat (rahmat) juga tidak mau masuk tempat yang ada lukisan makhluk bernyawa.
Yang ikut memiliki apalagi "menikmati"nya akan ikut terkena masalah.
2. Tokoh yang diidolakan, secara grafis kuat "karakter"nya. Berpotensi disukai jin fasiq.
3. Cerita itu Fiksi alias rekaan fiktif/khayal dari yang membuatnya. Khayalan yang "diilhami" jin.
4. Kekuatan/katangkasan si tokoh hanya ada di dunia jin.

[12/10/2017 17:15] Mrs F: Jadi salah ya
Saya pikir cuma buat Profil Picture wa aja kan

[12/10/2017 17:15] R Rosyad: Sepertinya ada sosok yang sudah lama menyertai anda (Mrs. F) yang juga menjadikan Mrs. F menyukai dan mengidolakan si Kenshin

[12/10/2017 17:15] Mrs F: Iya ustadz, saya ganti
[12/10/2017 17:17] Mrs F: Saya suka sosok ksatria dengan samurai seperti itu

[12/10/2017 17:17] R Rosyad: Gambarnya juga didelete..
Trus koleksi-koleksi Manga-nya juga dihapus baik yang digital maupun yang komik kertas. Filmnya juga..

[12/10/2017 17:18] Mrs F: Kok sedih
[12/10/2017 17:18] Mrs F: Saya suka dan cinta sekali dengan sosok kenshin (emoticon mmenangis).

[12/10/2017 17:20] R Rosyad: BismiLLaahirrahmanirrahiim
Siapapun dirimu yang mencintai Kenshin yang sudah sejak lama ada di Mrs. F.. bertaubatlah kepada ALLaah swt..
Jadilah hambaNya yang baik, patuh, dan berjuang di jalanNya..

[12/10/2017 17:20] R Rosyad: Mrs. F akan membimbingmu..

[12/10/2017 17:20] Mrs F: (emoticon menangis banyak sekali).
[12/10/2017 17:20] Mrs F: kenapaaaaaaa....???
[12/10/2017 17:21] Mrs F: Ada jiwa kaori dalam tubuh ini
[12/10/2017 17:21] Mrs F: Kaori itu belahan jiwa Kenshin

[12/10/2017 17:22] R Rosyad: Iya Saya tahu..
Dan dirimu menempati ruang sukma/nafs Mrs F. Yang nafs Mrs. F ada di sana, di duniamu, sejak lama..

[12/10/2017 17:23] Mrs F: Trus apa salahnya aku di sini...

[12/10/2017 17:23] R Rosyad: Biarkan nafs Mrs. F kembali ke tempatnya semula.. itu fitrahnya.
Dan fitrahmu adalah kembali kepada tugas penciptaan kita, menyembah ALLaah swt.
[12/10/2017 17:24] R Rosyad: Selain bukan haknya dirimu ada di dalam diri mrs. F, kalian juga harusnya berIslam.. menyembah ALLaah swt yang telah menciptakan kita semua..

[12/10/2017 17:24] Mrs F: Aku sudah nyaman di sini
[12/10/2017 17:25] Mrs F: Aku tidak mengganggunya

[12/10/2017 17:26] R Rosyad: Kenyamananmu selama ini karena selama ini mrs. F belum paham bahwa ada yang salah menyukai kisah-kisah kalian dan masuk ke dunia kalian..
Tapi sekarang akan beda..

[12/10/2017 17:27] Mrs F: Itu karena kamu terlalu jauh ikut campur
[12/10/2017 17:27] Mrs F: Dia tidak akan tau jika kamu tidak banyak bicara


[12/10/2017 17:27] R Rosyad: BismiLLaahirrahmanirrahiim

Mrs. F, mari nyatakan dengan tegas bahwa dirimu tidak menyukai lagi semua yang ALLaah swt tidak meridhoiNya..

Istighfar, lalu nyatakan baro-ah..

[12/10/2017 17:29] R Rosyad: Istighfar...

Lalu ucapkan..

A'uudzubiLLaahi minasy syaithaanir rajiim

INNAA BURO-AAA-U MINKUM WA MIMMAA TA'BUDUUNA MINDUUNILLAAH

Sesungguhnya Kami berlepas diri dari kalian dan dari segala yang disembah selain ALLaah

INNAA BURO-AAA-U MINKUM WA MIMMAA TA'BUDUUNA MINDUUNILLAAH

INNAA BURO-AAA-U MINKUM WA MIMMAA TA'BUDUUNA MINDUUNILLAAH

INNAA BURO-AAA-U MINKUM WA MIMMAA TA'BUDUUNA MINDUUNILLAAH

INNAA BURO-AAA-U MINKUM WA MIMMAA TA'BUDUUNA MINDUUNILLAAH

INNAA BURO-AAA-U MINKUM WA MIMMAA TA'BUDUUNA MINDUUNILLAAH

INNAA BURO-AAA-U MINKUM WA MIMMAA TA'BUDUUNA MINDUUNILLAAH

[12/10/2017 17:29] R Rosyad: Kembalilah kepada fitrah penciptaanmu.. Menyembah ALLaah
[12/10/2017 17:30] R Rosyad: Kaori..
Jadilah muslimah..

Ikutilah Mrs. F, nyatakan bersama pernyataan di atas itu..
[12/10/2017 17:30] R Rosyad: INNAA BURO-AAA-U MINKUM WA MIMMAA TA'BUDUUNA MINDUUNILLAAH

INNAA BURO-AAA-U MINKUM WA MIMMAA TA'BUDUUNA MINDUUNILLAAH

INNAA BURO-AAA-U MINKUM WA MIMMAA TA'BUDUUNA MINDUUNILLAAH

INNAA BURO-AAA-U MINKUM WA MIMMAA TA'BUDUUNA MINDUUNILLAAH

INNAA BURO-AAA-U MINKUM WA MIMMAA TA'BUDUUNA MINDUUNILLAAH

*mINNAA BURO-AAA-U MINKUM WA MIMMAA TA'BUDUUNA MINDUUNILLAAH

[12/10/2017 17:30] Mrs F: Lalu bagaimana dengan Kenshin...?

[12/10/2017 17:31] R Rosyad: Kenshin, in syaaALLaah akan kita doakan. Semoga ALLaah swt memberinya juga hidayah..
Kemudian jadilah kalian pasangan muslim/muslimah yang berjuang di Jalan ALLaah

[12/10/2017 17:32] Mrs F: Baik, apa keuntungnnya kami mengikuti saranmu..?

[12/10/2017 17:33] R Rosyad: Kehidupan kita akan jauh lebih baik.. in syaaALLaah.
Dan akan ada kehidupan setelah dunia ini... yang sangat jauh lebih baik lagi..
[12/10/2017 17:33] R Rosyad: Dengarkan baik-baik..
(AUDIO: QS. Al-Maidah (5): 3 Alyauma akmaltu)

[12/10/2017 17:34] Mrs F: Tadinya aku ingin membawa Mrs. F ini ke jepang
[12/10/2017 17:35] Mrs F: Anak ini ingin sekali melihat bunga sakura dan gunung fuji
[12/10/2017 17:36] Mrs F: Baik... Baiklah... Saya mau ikuti saranmu

[12/10/2017 17:37] R Rosyad: Ikuti ini ...
[12/10/2017 17:38] R Rosyad: (AUDIO: TUNTUNAN SYAHADAT)
[12/10/2017 17:42] R Rosyad: Kaori, sebelum menyatakan keislamanmu
Baca dulu doa ini dulu. Sungguh-sungguh dari hatimu..

ALLAAHUMMASY-ROH SHUDUURONAA LIL ISLAAM

Ya ALLaah lapangkanlah dada kami untuk menerima Islam

ALLAAHUMMASY-ROH SHUDUURONAA LIL ISLAAM

ALLAAHUMMASY-ROH SHUDUURONAA LIL ISLAAM
[12/10/2017 17:42] R Rosyad: Setelah itu nyatakanlah sungguh-sungguh dari hatimu.. 👆🏻 (AUDIO: TUNTUNAN SYAHADAT)

[12/10/2017 17:42] Mrs F: Baiklah

[12/10/2017 17:43] R Rosyad: (AUDIO: IKHTIAR NAFS)
👇🏻
[12/10/2017 17:44] R Rosyad: Setelah itu baca ini..
Semoga nafs Mrs. F kembali ke tempatnya semula..
[12/10/2017 17:44] R Rosyad: ** sy sholat maghrib dulu..
[12/10/2017 18:07] R Rosyad: Mrs. F, PP-nya diganti yaa..

Pakai yg ada kalimat2 hikmah aja.

[12/10/2017 18:13] Mrs F: Iya baik ustadz

(Setelah sholat maghrib)
[12/10/2017 18:31] R Rosyad: Kelanjutan si Kaori tadi gimana?

[12/10/2017 18:36] Mrs F: Saya masih nyari buat ganti pp dulu, ustadz
[12/10/2017 18:58] Mrs F: Iya udah
[12/10/2017 18:58] Mrs F: Iya saya hanya ikuti aja semua petunjuk ustadz sampai selesai, lalu saya sholat maghrib
[12/10/2017 20:10] Mrs F: saya masih tidak faham,  bagaimana sih ceritanya masak suka dengan tokoh kartun manga itu bisa sampai seperti itu...???
[12/10/2017 20:11] Mrs F: Apa karena terlalu menjiwai ketika menonton filmnya... terus nafsnya lepas...?
Trus bagaimana itu 'Kaori' bisa menempati ruangnya...?
[12/10/2017 20:14] Mrs F: Banyak tokoh kartun manga macam-macam, tapi tidak ada yang saya suka tuh...

Kecuali Kaori dan Kenshin saja...

Apa lagi saat SMK ada teman (beneran temen akrab sekali) namanya ARS...
Nah, yang memanggil saya pertama kali plus membiasakan saya dengan sebutan Kaori ya ARS
[12/10/2017 20:15] Mrs F: Lalu beliau minta saya memanggilnya Kenshin
[12/10/2017 20:16] Mrs F: ARS ini baik sekali kepada saya, dari awal masa orientasi siswa sampe sudah beda kelas juga kami saling support satu sama lain.
[12/10/2017 20:17] Mrs F: Semua teman-teman tahu. Teman dan guru panggil saya dengan nama kecil.
Hanya ARS yang panggil saya Kaori, kapan dan di manapun di depan siapapun.

[12/10/2017 20:19] R Rosyad: ARS itu juga penikmat manga Samurai X ?

[12/10/2017 20:20] Mrs F: Tepat sekali
[12/10/2017 20:20] Mrs F: ARS bilang...sosok dan karakter Kaori itu mirip saya
[12/10/2017 20:22] Mrs F: Sekedar tahu, saat itu ARS itu bintang di sekolah inceran semua perempuan-perempuan sampai kakak kelas mengejar dia...
Tapi ARS malah memilih saya... katanya suka karena saya sederhana dan apa adanya...
Kami cuma temenan kok tidak pacaran
[12/10/2017 20:22] Mrs F: ARS bilang nyaman deket saya... Senyaman Kenshin saat bersama Kaori

[12/10/2017 20:23] R Rosyad: Mrs. F mulai ngikuti manga itu sejak SMP kan..?
Kalau ARS juga sudah sejak lama mengikuti Samurai X, maka yang di ARS itu mungkin si Kenshin. Dan "mengenali" Kaori-nya yang di Mrs. F.

Kalo ditelusuri, kemungkinan besar ARS itu juga berlatar belakang nasab/kasab yang tidak jauh beda..

[12/10/2017 20:24] Mrs F: Kalau suka filmnya dari SMP
[12/10/2017 20:24] Mrs F: Tapi sebutan ke saya dengan nama Kaori itu saat SMK
[12/10/2017 20:24] Mrs F: Saat kamu bertemu dari awal masa orientasi siswa

[12/10/2017 20:25] R Rosyad: Iya. Begitulah prosesnya.

[12/10/2017 20:25] Mrs F: Saya juga tidak tahu mengapa ARS tidak mau memanggil saya selain nama Kaori
[12/10/2017 20:30] Mrs F: Bahkan ya... Waktu saya rambutnya panjang... ARS sampe minta saya kuncir rambut seperti Kaori,  dan dia senang sekali liat saya di kuncir/jepit rambut dengan pita ala Kaori...
(padahal saya di bully oleh teman-teman krn katanya jadul dan kuno)
Tapi ARS suka dan senang sekali.
Katanya biarkan saja yang mengejek dan gak suka... Kamu cantik Kaori.
Kamu jauh lebih cantik dari mereka dan siapapun...
[12/10/2017 20:31] Mrs F: ARS itu sepertu malaikat pelindung,  setiap saya butuh pertolongan, kesusahan, sedih,  dan lain-lain... ARS selalu ada di samping saya...
[12/10/2017 20:40] Mrs F: Ping...
[12/10/2017 20:40] Mrs F: Ping...
[12/10/2017 20:40] Mrs F: Ping...
[12/10/2017 20:40] Mrs F: Ini Kaori sedih sekali
[12/10/2017 20:40] Mrs F: Saya harus bagimana ustadz...

[12/10/2017 20:41] R Rosyad: Kaori.. kamu tadi sudah bersyahadat kah?

[12/10/2017 20:41] Mrs F: Sudah
[12/10/2017 20:41] Mrs F: Aku ingin bersama Kenshin
[12/10/2017 20:42] Mrs F: Tolong pertemukan dan satukan aku dengan Kenshin
[12/10/2017 20:45] Mrs F: Iya Kaori... Tunggu sebentar... saya dan Ustadz Rosyad berusaha bantu kamu,  In syaa Allah.
Kami bukan ingin menyakiti kamu

[12/10/2017 20:48] R Rosyad: Kaori, ayo kita sama-sama berdoa..

Tujukan doa ini juga kepada Kenshin yang di ARS itu..

AlhamduliLLaahi Robbil 'Aalamiin
Wash-sholaatu wassalaamu 'alaa nabiyyinaa Muhammadin wa 'alaa aalihii wa shohbihii ajma'iin..

ALLoohumma yaa muqollibal quluub, tsabbit quluubanaa 'alaa diiniKa

Yaa ALLaah, yang membolak balikkan hati, tetapkanlah-mantapkanlah hati kami berada di jalan agamaMu

Yaa mushorrifal quluub, shorrif quluubanaa 'alaa thoo'atiKa

Wahai Dzat yang mengarahkan hati, arahkanlah hati kami agar cenderung taat kepadaMu

ALLaahumma ihdinash shiroothol mustaqiim

ALLaahumma ihdinash shiroothol mustaqiim

ALLaahumma ihdinash shiroothol mustaqiim

[12/10/2017 20:48] Mrs F: Gak Kaori... saya tidak bisa kalau saya yang harus datang dan menemui Kenshin.  Saya juga tidak tahu dia di mana...
Biarkan ustadz yang membantu kamu ya... Dengan cara beliau... saya hanya bisa bantu doa...

Saya ikut sedih... saya bisa merasakan perasaan kamu sekarang ini... Berdoalah kepada ALLaah, semoga ALLaah menyatukan kalian...
[12/10/2017 20:49] Mrs F: Ini Kaori, ikuti saran ustadz ya, ayo kita berdoa bersama... In syaa ALLaah

[12/10/2017 20:50] R Rosyad: BismiLLaahirrahmanirrahiim

Kenshin.. kemarilah dengan kemudahan dari ALLaah..

A'uudzubiLLaahi minasy syaithaanir rajiim

Aynamaa takuunuu ya`ti bikumuLLaahu jamii'aa, innaLLaaha 'alaa kulli syai-in qodiir

Aynamaa takuunuu ya`ti bikumuLLaahu jamii'aa, innaLLaaha 'alaa kulli syai-in qodiir

Aynamaa takuunuu ya`ti bikumuLLaahu jamii'aa, innaLLaaha 'alaa kulli syai-in qodiir

Aynamaa takuunuu ya`ti bikumuLLaahu jamii'aa, innaLLaaha 'alaa kulli syai-in qodiir

Aynamaa takuunuu ya`ti bikumuLLaahu jamii'aa, innaLLaaha 'alaa kulli syai-in qodiir

Aynamaa takuunuu ya`ti bikumuLLaahu jamii'aa, innaLLaaha 'alaa kulli syai-in qodiir
[12/10/2017 20:53] R Rosyad: Kaori..

Jika Kenshin sdh di sini.. ajaklah dia untuk menerima Islam..
Perdengarkan juga audio di atas tadi ..

[12/10/2017 20:53] Mrs F: Maa syaa Allah... Saya dan Kaori bersama-sama melihat Kenshin (beberapa emoticon menangis)
[12/10/2017 20:54] Mrs F: Ayo kaori...ajaklah kenshin bersyahadat...

[12/10/2017 20:54] R Rosyad: Putarkan audio tentang Islam tadi..
(AUDIO: QS. Al- 5:3 Alyauma akmaltu)

[12/10/2017 20:55] Mrs F: Iya baik

[12/10/2017 20:55] R Rosyad: juga ini (AUDIO: DAKWAH - MA'RIFATULLAH, QS. Al-Hasyr (59): 22-24)
[12/10/2017 20:58] R Rosyad: Ajari doanya seperti tadi ...
[12/10/2017 20:58] R Rosyad: Doa lapang menerima Islam


Baca sungguh-sungguh dari hatimu..

ALLAAHUMMASY-ROH SHUDUURONAA LIL ISLAAM

Ya ALLaah lapangkanlah dada kami untuk menerima Islam

ALLAAHUMMASY-ROH SHUDUURONAA LIL ISLAAM

ALLAAHUMMASY-ROH SHUDUURONAA LIL ISLAAM
[12/10/2017 21:00] R Rosyad: 👆🏻Kemdian bimbing dengan audio syahadat tadi..

[12/10/2017 21:00] Mrs F: Iya, tadi Kenshin sempat menolak karena belum tahu apa itu islam dan mengapa harus masuk islam
[12/10/2017 21:02] Mrs F: Alhamdulillah setelah di perdengarkan doa-doa tersebut Kenshin seperti tersentuh dan melembut...
Lalu mau mengucapkan syahadat...
[12/10/2017 21:02] Mrs F: Maa syaa Allah...
Kaori dan Kenshin sudah bersama sekarang... (emoticon menangis)
[12/10/2017 21:03] Mrs F: Wallahu'alam...ini sungguhan apa tidak sih...
Saya kok ikutan sedih terharu gini

[12/10/2017 21:03] R Rosyad: AlhamduliLLaahilladzii bini'matihii tatimmush shoolihaat..
[12/10/2017 21:03] R Rosyad: Langsung bacakan untuk ARS ikhtiar nafs...
[12/10/2017 21:04] R Rosyad: Atau ikuti audionya..

[12/10/2017 21:04] Mrs F: ARS...?

[12/10/2017 21:04] R Rosyad: Iya..
Kenshin itu menempati yang di ARS..
Ruang sukmanya selama ini ditempati Kenshin itu

[12/10/2017 21:05] Mrs F: Sama seperti kaori menempati ruang di tubuh saya ya?

[12/10/2017 21:05] R Rosyad: Dan nanti mereka berdua agar bergabung dengan jamaah jin yang sholih..
[12/10/2017 21:05] R Rosyad: Iya

[12/10/2017 21:05] Mrs F: Ya Allah... saya baru faham sekarang..
[12/10/2017 21:05] Mrs F: Terjawab sudah..
[12/10/2017 21:06] Mrs F: saya dengan ARS juga tidak mengerti selama ini... Mengapa kami bisa punya rasa dan jiwa yang sama
[12/10/2017 21:06] Mrs F: Tapi ini unik
[12/10/2017 21:06] Mrs F: Kami seperti sedang memainkan 2 tokoh dengan karakter yang bukan kami sebetulnya...

[12/10/2017 21:06] R Rosyad: Ikuti atau perdengarkan. Ajak Kenshin muslim dan Kaori muslimah itu untuk mengarahkan bacaan Ikhtiar Nafs ke ARS..

[12/10/2017 21:07] Mrs F: Iya baik

[12/10/2017 21:07] R Rosyad: Semoga semuanya kembali kepada fitrahnya

[12/10/2017 21:08] Mrs F: Pantas saja hubungan kami dekat dan akrab seolah kami sudah lama kenal dan bersama...
Ternyata ini
[12/10/2017 21:08] Mrs F: Maa syaa ALLaah laa quwwata illa biLLaah...
[12/10/2017 21:09] Mrs F: Aamiin Allahumma Aamiin

[12/10/2017 21:10] R Rosyad: Sudah dibaca / diperkenalkan audio ikhtiar nafs..?
Sekalian juga buat Mrs. F untuk ruang-ruang kosong yang lainnya..
[12/10/2017 21:10] R Rosyad: diperdengarkan

[12/10/2017 21:10] Mrs F: Iya

[12/10/2017 21:11] R Rosyad: Diulangi 2 - 3 kali..

[12/10/2017 21:11] Mrs F: Iya baik ustadz

[12/10/2017 21:27] R Rosyad: Mrs. F .. sudah ikhtiar nafs-nya?

[12/10/2017 21:28] Mrs F: Sudah ustadz,  Alhamdulillah
[12/10/2017 21:29] Mrs F: Tadi saya lihat lagi gambar-gambar Kenshin dan Kaori, Kok beda
[12/10/2017 21:30] Mrs F: Gambar mereka tetap bagus saya suka.. Tapi rasanya kok datar saja begitu...biasa...
[12/10/2017 21:30] Mrs F: Tidak ada perasaan yang meluap-meluap di dada saya seperti sebelum-sebelumnya

[12/10/2017 21:33] R Rosyad: AlhamduliLLaah..

[12/10/2017 21:38] Mrs F: Mereka pergi dengan wajah yang bahagiaaaaa begitu
[12/10/2017 21:39] Mrs F: saya kok terharu ya dengab mereka..... itu nyata... Bukan kartun
[12/10/2017 21:41] Mrs F: Tadi pas saya ping..ping ustadz tadi... Kaori ini di belakang saya pakai kimono menangis-nangis minta ketemu kenshin...
Saya bingung...makanya langsung japri ustadz lagi
[12/10/2017 21:58] Mrs F: saya kan ngefans sama dia

[12/10/2017 21:58] R Rosyad: Doakan saja agar mereka bertemu dengan jamaah yang shalih, belajar agama di sana dan berdakwah sebagai bentuk syukur kepada ALLaah swt..

[12/10/2017 21:59] Mrs F: Iya ustadz,  in syaa ALLaah

[12/10/2017 22:01] R Rosyad: Ngefans-nya disudahi. Karena sudah tahu hakikat sebenarnya.
Maka, dalam pendidikan anak-anak para sahabat menceritakan kisah-kisah nyata perjuangan mereka bersama Nabi di dalam dakwah dan pertempuran. Itu semua real bukan fiksi.
Rawannya cerita fiksi itu adalah adanya imajinasi dan "ilham" jin yang dimasukkan ke penulisnya, sutradaranya bahkan hingga pemerannya.

[12/10/2017 22:02] Mrs F: Iya ustadz... Sekarang sudah tidak
[12/10/2017 22:04] Mrs F: tadi saya lihat-lihat lagi pandang-pandangi lagi gambar kenshin tapi kok biasa dan datar aja, ya hanya gambar biasa... Tidak ada luapan-luapan batin (seperti didak ada jiwanya).
Tadinya tuh saya kalau lihat gambar Kenshin itu seperti melihat belahan jiwa,
Ternyata itu semua perasaannya Kaori
yang di dalam diri saya.

__________ SELESAI.


Baca juga:
Serial Tanya Jawab TQ Seputar Kartun

Jumat

Seri Pengalaman Terapi Quran Seorang Ibu Guru

ALLaah SWT Takdirkan Saya Bertemu TQ
(Bertambahlah Kebahagiaan Hidup)


#sebagaimana kisah yang dialami seorang Ibu Guru


Bismillahirrahmaanirrahim...

Pada bulan September 2016, setelah acara reuni akbar di salah satu pesantren di Jawa Timur, saya merasakan tubuh sangat lelah yang teramat sangat. Lelah yang mengakibatkan hampir tak bisa berjalan karena sangat berat melangkah dan menggerakkan anggota tubuh lainnya.

Seperti biasa, bila lelah menghampiri, saya sempatkan diri untuk melakukan pijat badan pada salah seorang rekan yang juga termasuk Tim Terapi Qur'an disini (di daerah kami).

Melihat saya datang dengan kondisi yang sangat layu, dalam pandangannya bukan hanya lelah biasa, dia meminta saya untuk berwudlu dan memperbanyak istighfar. Tanpa diduga, saat-saat beristighfar itu tiba-tiba saya berteriak dliuar kontrol saya.

Lalu rekan saya mencoba menghubungi beberapa temannya untuk membantunya melakukan terapi quran via telpon (karena menurutnya ada yang tidak beres dengan diri saya). Setelah beberapa orang tidak berhasil dihubungi, Qodarullah dia mencoba menghubungi seorang ustadz. Dan beliau meluangkan waktu untuk menerapi saya melalui telpon.

Saya yang saat itu awam dengan terapi semacam ini hanya mengikuti bacaan-bacaan yang beliau tuntun. Namun setiap kali saya mengikuti ayat terakhir surat Al-falaq (wa min syarri haasidin idzaa hasad), saya selalu teriak mengikutinya. Lalu terlontarlah beberapa kalimat, pembicaraan yang semua itu diluar kontrol saya. Saat itu, saya didiagnosa terkena 'ain dari seseorang yang tidak saya ketahui.

Sejak saat itu, saya menjadi lebih banyak belajar tentang Terapi Qur'an, mencoba mengetahui penyebab masuknya gangguan tersebut supaya tidak terulang kembali dan yang utama mencoba memperbaiki hubungan dengan Allah dengan senantiasa membersihkan hati dari segala kotorannya (tazkiyatun nafs).

Saya sangat bersyukur, Allah mempertemukan saya dengan ustadz yang selalu sabar menjawab pertanyaan-pertanyaan saya dan membimbing saya sampai saat ini.

Beberapa bulan setelahnya, kehidupan saya berjalan normal seperti sediakala. Sampai pada suatu hari saat menyetir mobil, saya merasakan kantuk yang teramat sangat, tak mampu saya melawannya. Niat untuk menepi belum terlaksana karena selalu saja saya melihat keramaian yang membuat saya ingin mencari tempat lain yang lebih nyaman, tiba-tiba saja saya mengalami benturan teramat keras. Ternyata saya sudah tertidur dan menabrak mobil yg sedang berjalan di depan saya. Kembali saya bersyukur, karena tak ada luka sedikitpun yg mengenai tubuh saya selain kondisi kedua mobil yang mengalami rusak parah.

Saat itu saya merasa Allah ingin saya lebih mendekat kepadaNya, tanpa menaruh curiga sedikitpun akan adanya "gangguan" lain yang sedang mengikuti saya. Beberapa minggu setelahnya, saya kembali merasakan kondisi tubuh yang terasa berat sekali, sehingga tak bisa beraktifitas seperti biasa. Saat ini yang ada dalam fikiran saya, hanyalah ingin mendekat dan mendekat terus kepada Allah, diantaranya dengan lafaz kalimat thoyyibah dimanapun saya berada.

Saya mencoba mentadabburi setiap kalimah thoyyibah yang keluar dari lisan saya, sehingga bisa merasakan kenyamanan dalam jiwa. Seringkali ketika melafazkan kalimat-kalimat tersebut, lalu saya muntah dan mengeluarkan cairan. Lagi-lagi saya belum menyadari, apa yang sebenarnya terjadi.

Sampai pada suatu ketika, tanpa sadar saya berbicara sendiri. Mengeluarkan kalimat-kalimat yang mengatakan ingin keluar dari tubuh saya karena sudah tidak kerasan. Hal itu berlangsung beberapa jam, sampai akhirnya saya kembali diterapi dan mengalami muntah-muntah. Dari terapi kedua, terdiagnosa bahwa seseorang telah mengirimkan sihir kepada saya karena alasan tertentu.

Kembali saya tersadar bagaimana Allah yang Maha Lembut, ingin mengajarkan saya ilmu-ilmuNya kepada saya melalui rentetan kejadian yang saya alami.

Sayapun memutuskan untuk fokus belajar Terapi Qur'an langsung dengan Ustadz tersebut, semata-mata untuk mengantisipasi agar tidak terulang kembali gangguan-gangguan yang saya alami pada diri saya atau keluarga. Banyak perubahan positif yang terjadi pada diri saya khususnya, suami dan anak juga keluarga besar saya setelah kami menggali lebih dalam tentang Terapi Qur'an.

Sayapun mulai terbiasa melakukan RID (Ruqyah Indzar Da'awiy), yang awalnya hanya ditujukan untuk diri saya agar semakin membersihkan diri dari gangguan-gangguan yang tidak disadari.

Beberapa bulan terakhir, saya mencoba melakukan RID untuk suami (sementara masih ini dari jauh / tanpa diketahuinya) dengan harapan bisa meningkatkan kualitas kehidupan dan ibadah yang lebih baik.

Subhanallah wal hamdulillah.... Perlahan suami saya mulai menunjukkan perubahan positif khususnya dalam beribadah. Saat ini dia tidak pernah absen sholat berjamaan di masjid setiap waktu, tahajjud pun dilakukan tanpa rasa berat, bahkan dalam perjalanan sekalipun jika mendengar adzan, dia langsung menepi mencari masjid terdekat dan sholat berjamaah.

Sungguh nikmat luar biasa, ketika Allah menyamakan frekuensi ibadah kita dengan pasangan, menguatkan kembali bahwa Allah lah satu-satunya tujuan kita, maka semua ujian hidup bisa dihadapi bersama tanpa rasa takut dan khawatir.

Sebagai bentuk syukur saya pada Allah, maka saya beranikan pula membantu beberapa orang terdekat melalui ilmu Terapi Qur'an yang saya dapat, mengenalkan Terapi Qur'an dalam kehidupan keluarga.
Semoga semakin banyak keluarga muslim yang terbuka mata hatinya, mengenal Terapi Qur'an sebagai pengobatan penyakit yang dialami.

Bukankah Allah telah menjanjikan bahwa Alqur'an sebagai Asy-Syifa (penyembuh)?

Semoga bermanfaat.


Seorang Ibu Guru (Pengajar)

Kamis

Seri Pengalaman TQ: Terapi Rumah Untuk Uang Sering Hilang

BismiLLaah...

Saya mau cerita pengalaman saya melakukan Terapi Quran.

Dulu rumah saya selalu  tidak aman. Hampir setiap hari ada saja uang yang hilang. Kalau bukan milik saya, ya milik suami atau bahkan tabungan anak-anak. 

Uang hanya aman kalau waktu tidur saya taruh di saku baju yang saya pakai atau ditaruh di dalam sarung bantal. Pokoknya pusiing deh,.. Setiap perlu uang saya mesti ke ATM.

Tapi setelah saya konsultasi, saya mulai TQ.

Setelah subuh saya ambil air galon satu teko terus dibacakan QS. Al Baqarah. Dibagi 3 orang. Suami membaca juz 1, say membaca juz 2 dan anak sulung saya membaca sisanya. 

Setiap baca satu halaman ditiupkan ke air. Setelah itu saya percik air di semua sudut  rumah. 

Saya juga siramkan sebagian di bak mandi dan saya suruh anggota keluarga minum air tersebut.

Alhamdulillah, sudah dua pekan lebih setelah itu saya sekeluarga merasa aman tidak ada kekhawatiran lagi saat meletakkan uang di rumah.

Mohon doanya mudah-mudahan benar-benar aman seterusnya. Karena hal tersebut telah berlangsung sekitar 2 tahun. 

Kami sekeluarga merasa diteror dengan kasus uang (dan barang) yang hilangnya misterius.


Peserta TQ Ambon

Sabtu

Seri Terapi Quran: Terapi 'Ain Majhul

TERAPI AKIBAT 'AIN MAJHUL
Yang Tidak Diketahui Pelakunya




Siapkan air untuk air ruqyah, kemudian bacakan beberapa ayat dan doa berikut:

1. Quran Surat Ya Sin (36) Ayat 12

اِنَّا نَحْنُ نُحْيِ الْمَوْتٰى وَنَكْتُبُ مَا قَدَّمُوْا وَاٰثَارَهُمْ  ؕ  وَكُلَّ شَيْءٍ اَحْصَيْنٰهُ فِيْۤ اِمَامٍ مُّبِيْنٍ

"Sungguh, Kamilah yang menghidupkan orang-orang yang mati, dan Kamilah yang mencatat apa yang telah mereka kerjakan dan bekas-bekas yang mereka (tinggalkan). Dan segala sesuatu Kami kumpulkan dalam Kitab yang jelas (Lauh Mahfuz)."


Diulangi 3× kalimat wanaktubu maa qoddamuu wa aatsaarohum.

Ayat tersebut ulangi 3x lalu tiupkan ke air dan ke telapak tangan kemudian usap ke wajah, kepala dan seluruh badan.



2. Quran Surat Al-Qalam (68) Ayat 51-52

وَاِنْ يَّكَادُ الَّذِيْنَ كَفَرُوْا لَيُزْلِقُوْنَكَ بِاَبْصَارِهِمْ لَمَّا سَمِعُوا الذِّكْرَ وَيَقُوْلُوْنَ اِنَّهٗ لَمَجْنُوْنٌ

Dan sungguh, orang-orang kafir itu hampir-hampir menggelincirkanmu dengan pandangan mata mereka, ketika mereka mendengar Al-Qur'an dan mereka berkata, "Dia (Muhammmad) itu benar-benar orang gila."

وَمَا هُوَ اِلَّا ذِكْرٌ لِّلْعٰلَمِيْنَ

"Padahal Al-Qur'an itu tidak lain adalah peringatan bagi seluruh alam."


Diulangi 3× untuk kata layuzliquunaka bi abshoorihim.

Ulangi 2 ayat tersebut 3×, ditiupkan ke air dan ke telapak tangan kemudian usapkan ke wajah, kepala dan seluruh badan.



3. Quran Surat Al-Mulk (67): Ayat 3-4 

   ؕفَارْجِعِ الْبَصَرَ ۙ  هَلْ تَرٰى مِنْ فُطُوْرٍ

Maka lihatlah sekali lagi, adakah kamu lihat sesuatu yang cacat?"

ثُمَّ ارْجِعِ الْبَصَرَ كَرَّتَيْنِ يَنْقَلِبْ اِلَيْكَ  الْبَصَرُ خَاسِئًا وَّهُوَ حَسِيْرٌ

"Kemudian ulangi pandangan(mu) sekali lagi (dan) sekali lagi, niscaya pandanganmu akan kembali kepadamu tanpa menemukan cacat dan ia (pandanganmu) dalam keadaan letih."


Ulangi 3× untuk kalimat farji'il bashoro hal taroo min futhuur.

Ulangi 2 ayat tersebut 3×, tiupkan ke air dan ke telapak tangan, kemudian usap ke wajah, kepala dan seluruh badan.



4. Quran Surat Al-Falaq

Ulangi 3× di Qs. Al-Falaq ayat 5 

وَمِنْ شَرِّ حَاسِدٍ اِذَا حَسَدَ
"dan dari kejahatan orang yang dengki apabila dia dengki."

Ulangi surat tersebut 3×, tiupkan ke air dan ke telapak tangan kemudian usap ke wajah, kepala dan seluruh badan.



5. Quran Surat An Naas 

Ulangi 3x keseluruhan ayat



6. Do'a
Ulangi 3x keseluruhan doa



أَعُوْذُ بِكَلِمَاتِ اللَّهِ التَّامَّةِ مِنْ كُلِّ شَيْطَانٍ وَهَامَّةٍ وَمِنْ كُلِّ عَيْنٍ لَامَّةٍ

'Auudzu bikalimatiLLaahit  tammah, min kulli syaithoonin wahaammah, wamin kulli ‘ainin laammah”.

"Aku berlindung kepada Tuhan yang Maha Sempurna dari syaithan dan hewan dan dari pandangan mata yang membuat binasa." 
(HR. Abu Daud)

Tiupkan ke air dan telapak tangan kemudian usapkan ke wajah, kepala, dan seluruh tubuh.

—————


Airnya diminum dan sebagian diusapkan ke kepala dan wajah serta daerah lainnya yang terasa/terganggu.




H. Riyadh Rosyadi

Jumat

Serial Nafs: Edisi Berbagi Pengalaman

Berikut merupakan pengalaman salah satu yang berkonsultasi mengenai Nafs dengan Ustadz Riyadh Rosyadi melalui Whattsapp. Semoga Nafs-nya sudah kembali.




[14/10 20.39] "km":
Salam, Ustadz mau tanya. Semalam saya bermimpi di jalan raya dekat rumah yang biasa saya lewati jika hendak ke kios dan mengantar anak.

Di dalam mimpi itu,
1. Saya kok bisa berniat ingin menemui orang yang dulu suka kepada saya.
2. Di jalan raya itu saya bersama teman berkendaraan, tapi disitu kami dihadang 3 ekor anjing, 2 berukuran tanggung (agak besar-red) matanya biru, 1 anjing besar warna hitam. Saya memutuskan belok untuk kembali, saat berbalik ada 1 lagi anjing, tapi saya lari tidak terkejar, lalu saya terbangun.

Katanya salah satu gangguan itu bertemu hewan-hewan buas. Apakah mimpi saya termasuk gangguan nafs atau hanya sekedar mimpi? sebab saya tidak lupa sampai sekarang.


[14/10 21.51] R. Rosyad:
Wa'alaikumusalam. wr wb.
Kemungkinan nafs (soul) "km" ada di tempat itu atau bersama dia. Dan nafs itu tertawan. 
Mohon kepada ALLaah swt untuk membebaskan nafs itu dan mengembalikannya.


[14/10 21.52] R. Rosyad:
Bacakan Ruqyah Nafs (ikhtiar nafs)


[14/10 23.03] "km":
maaf saya tertidur karena belum sehat betul.
berkali-kali/sering mimpi saya itu. Kalaul tempat pasti berubah-ubah, tapi selalu ada kesamaan yaitu pasti hadirnya orang itu terus. Padahal kenyataannya saya memikirkan orang tersebut juga tidak. Di mimpi itu juga dia sepele tp mengapa di mimpi itu saya selalu berharap dan merasa lelah. Sering sekali.


[20/10 08.34] "km":
salam, ustadz, AlhamduliLLaah perdarahannya sudah berhenti. Namun pagi ini saya sangat lemes, berkunang-kunang dan saya merasa ketakutan lagi. Saya sudah makan dan minum tetap lemes.

Saya meniatkan Ruqyah dengan Alfatihah, ayat kursi dan 3 Qul. Baru sekali selesai bacaan, untuk baca 3x saya menguap terus, Mengantuk sekali, sambil mual.

Begitu selesai saya usap ke badan. Awalnya semakin lemea tapi mata sudah mulai tidak berkunang-kunang dan takutnya berkurang.
Ini masih agak lemas, mau baca lagi seperti tidak ada kekuatan. Mengantuk, menguap terus ustadz.



[20/10 08.39] R. Rosyad:
Wsalam.wrwb. Mohon kepada ALLaah swt mengembalikan nafs-nafs yang terlepas. Baca ikhtiar Nafs.


[20/10 08.41] "km":
Iya ustadz. Meskipun menguap terus tetap dilanjutkan?


[20/10 08.48] R. Rosyad:
Kalau begitu, dengarkan ini, sambil minta kepada ALLaah: ketenangan hati, disertakan dengan junuduLLaah dan dikumpulkan nafs-nafs yang terlepas itu.

هُوَ الَّذِي أَنْزَلَ السَّكِينَةَ فِي قُلُوبِ الْمُؤْمِنِينَ لِيَزْدَادُوا إِيمَانًا مَعَ إِيمَانِهِمْ ۗ وَلِلَّهِ جُنُودُ السَّمَاوَاتِ وَالْأَرْضِ ۚ وَكَانَ اللَّهُ عَلِيمًا حَكِيمًا
Dialah yang telah menurunkan ketenangan ke dalam hati orang-orang mukmin supaya keimanan mereka bertambah di samping keimanan mereka (yang telah ada). Dan kepunyaan Allah-lah tentara langit dan bumi dan adalah Allah Maha Mengetahui lagi Maha Bijaksana, [Qs. Al-Fath (48): 4].


أَيْنَ مَا تَكُونُوا يَأْتِ بِكُمُ اللَّهُ جَمِيعًا ۚ إِنَّ اللَّهَ عَلَىٰ كُلِّ شَيْءٍ قَدِيرٌ
Di mana saja kamu berada pasti Allah akan mengumpulkan kamu sekalian. Sesungguhnya Allah Maha Kuasa atas segala sesuatu. [Qs. Al-Baqoroh (2) :148].


[20/10 09.04] "km":
AlhamduliLLaah ustadz, ayat dari ustadz bisa saya baca 1x, juga doa Nafs-nya, sambil saya mendengar kiriman audio Quran dari ustadz itu. Langsung nangis terus ustadz. 

AlhamduliLLaah mata saya tidak berkunang-kunang lagi, pusingnya hilang dan saya merasa bertenaga lagi. AlhamduliLLaah ALLaah mengabulkan doa-doa. Terima kasih ustadz.


[20/10 09.06] "km":
Sejak saya tahu TQ saya hampir tidak pernah makan obat-obatan. Terima kasih.
Ini tadi orang rumah sebelumnya sudah sibuk mencari dokter/bidan untuk ke rumah. AlhamduliLLaah.


[20/10 09.28] R. Rosyad:
AlhamduliLLaahi Robbil 'Aalamiin.


Senin

Seri Pengalaman Terapi Quran

TUBUH RINGAN SETELAH RID 


Dikutip dari Group WA Terapi Qur'an Lampung yang diasuh oleh ustadz Riyadh Rosyadi. 

[03/06/2016/13.53] +628121222XXXX
Assalamu'alaikum Wr Wb Ustadz, tadi saya baca Quran surat Al-Kahfi, terus pinggang belakang saya sakiiiiit sekali, suara jadi semakin berat, dan mata semakin ngantuk. Saya tahan sampai selesai baca surat Al-Kahfi selesai, langsung baca RID yang diringkas itu (http://terapiquran2015.blogspot.co.id/2016/04/tahapan-ruqyah-dengan-indzar-daawi-rid.html).
AlhamduliLLaah pada "proses menuntun keluar" ada rasa merinding dan saya sendawa berkali-kali. Sekarang pinggang saya sangat ringan, tidak sakit sama sekali. Badan dan mata saya rasanya juga ringan sekali. Semoga teman-teman yang lain bisa langsung merasakan manfaatnya.

[03/06/2016/14.12] +628217935XXXX Ooo jadi saat kita sendawa jin yang ada dalam tubuh bisa keluar ya

[03/06/2016/14.15] +628121222XXX Kurang tau persis siiy mengenai jalan keluar bagi mereka, tapi pengalaman sejam yang lalu setelah baca RID yang diringkas itu, sendawa berkali-kali dan bersin 1x..

[ADMIN] sendawa, bersin, badan terasa lebih ringan; setelah proses RID In syaALLaah merupakan diantara tanda berkurangnya gangguan karena jin. Wallahua'lam.

Rabu

SERI PENGALAMAN TERAPI QURAN

Menterapi Anak yang Sakit dengan RID (Ruqyah dengan Indzar Da'awi)


Assalamu'alaikum wr.wb.
Alhamdulillahirobbil 'alamin.
Kami panjatkan kepada Allah swt yang tak henti-hentinya memberikan kami kemudahan dan kekuatan dalam menjalankan atau mempraktekan Terapi Quran.

Teman-teman semua kali ini saya akan sharing cerita yang membuat saya sendiri sulit untuk mempercayainya, namun jika Allah berkehendak tidak ada kesulitan apapun di dunia ini yang tidak bisa diatasi dengan bantuan dan kehendak-Nya.

Pada tanggal 17 Februari 2016 kemarin anak ke-5 kami mengalami sakit panas disertai batuk-batuk dan merasakan linu di semua persendianya, mirip gejala demam berdarah. Pada malam harinya panasnya semakin menjadi disertai batuk yang terus menerus. Setiap 10 menit batuk-batuk dan merengek rengek sambil bilang kalau badanya sakit semua. Sampai pagi hari masih tetap sama.
Semalaman kami menjaga bergantian dan sama-sama tidak bisa tidur. 

Saya buatkan air ruqyah untuk batuknya, berhenti hanya sekitar satu jam dan kembali batuk2 lagi.
Hal ini membuat kami orang tuanya bingung sekali karena sakitnya diikuti rengekan tangis yang tidak bisa berhenti. 

Sekitar jam 8 pagi kami sepakat untuk membawanya ke Puskesmas atau Rumah Sakit untuk test darah. Namun di hati ada terbersit untuk saya ruqyah, "bukankah Al-Qur'an adalah syifa'". Biarpun ini sakit medis ada kemungkinan bisa disembuhkan dengan Terapi Quran. 

Akhirnya saya bilang ke istri untuk dibersihkan dengan air atau di"seko" (di lap dengan handuk basah) sekalian di wudhukan. Tetapi istri bilang "ini campur greges mas nanti malah sakit jika terkena air". Lalu saya bilang ke anak "ayo tayamum aja nak, bisa kan tayamum?"Anak kami mengangguk. AlhamduliLLaah anak kami sudah mengerti walaupun usianya masih 4.5th.

Kemudian saya ambil wudhu dan sholat sunnah 2 rakaat. Setelah selesai saya  hampiri anak kami dan meletakan dalam pangkuan. Sambil mendekatkan mulut ke telinga kanan saya bilang "ayo istighfar ya nak" anak kami pun istighfar walaupun suaranya lirih dan agak pelan serta bercampur batuk.

Mulailah saya bacakan ayat-ayat ruqyah yang terdapat pada Ma'tsurat sambil menyelami artinya. Ketika sampai pada ayat-ayat yang berarti mengeluarkan, dalam hati saya minta kepada ALLaah swt untuk mengeluarkan sakitnya. Dan ketika ada ayat yang berarti ALLaah swt menghidupkan yang mati maka saya pun berdoa untuk menghidupkan sel-sel yang telah rusak atau mati. Setengah jam saya meruqyah anak kami, 

Di sinilah yang membuat kami tidak percaya tapi terjadi. Setelah sekitar 5 menit selesai di ruqyah, anak kami sudah tidak menangis, dia sudah bisa tersenyum karena digoda kakaknya. Wajahnya mulai memerah dan bisa guyonan. Saya pegang dahinya, MasyaaALLaah.. ALLaahuAkbar..begitu teriakku. Tidak sadar menetes air mata ini. Ya Allah begitu besar KuasaMu. Begitu murah kasih sayangMu. Anak kami yang semalaman kesakitan, sembuh total hanya dalam hitungan menit. Benar-benar sembuh dan sudah bisa kemana-mana. Seakan-akan tidak ada bekas pernah sakit.

Semua ini adalah hal yang luar biasa bagi kami yang sejak mempraktekan Terapi Qur'an kami diberi banyak manfaat. 

Semoga pengalaman kami ini dapat diambil manfaatnya. 
Wassalamu'alaikum wr. wb.


19 Februari 2016
Seorang Ayah di Surabaya