Ruqyah mendakwahi via chatting WA oleh ustdz R. Rosyad.
Tokoh kartun yang jadi topik dalam dialog Terapi Quran via WA kali ini adalah sepasang tokoh di cerita Samurai X, cerita komik (manga) Jepang yang kemudian dibuatkan filmnya.
Kami tidak menampilkan gambar kedua tokoh itu, tetapi yang ingin tahu untuk mempelajari lebih dalam tentang apa itu Samurai X bisa lihat di:
https://id.m.wikipedia.org/wiki/Samurai_X
http://rurounikenshin.wikia.com/wiki/Kaoru_Kamiya
Dialog ini tercatat tanggal 12 Oktober 2017.
Berikut transkrip-nya setelah disetujui oleh yang bersangkutan dan setelah dirubah initial namanya dan penyesuaian redaksi tulisan tanpa mengubah makna. (Keterangan: beliau adalah seorang ibu dengan 3 anak).
________________
[12/10/2017 15:50] Mrs F: Assalaamu'alaikum.
Afwan ustadz, mengganggu...
Tanya, boleh yaaa
[12/10/2017 15:52] Mrs F: Emang saya salah ya kalau pasang Profil Picture WA tokoh kartun jepang ???
[12/10/2017 15:55] Mrs F: Saya dari SMP sudah suka film kartun Samurai X itu.
Suka dengan karakter tokoh di film itu.
Memang tidak boleh suka dengan kartun ???
[12/10/2017 15:56] Mrs F: Saya pasang Profil Pircture wa Kenshin Himura kok orang-orang pada japri protes sih...???
Salahnya di mana...?
[12/10/2017 17:13] R Rosyad: 1. Profil Picture itu bisa mewakili/menjadi bagian jati diri. Dan tokoh Kenshin di PP itu termasuk jenis lukisan makhluk bernyawa, ada hadits yang melarangnya. Malaikat (rahmat) juga tidak mau masuk tempat yang ada lukisan makhluk bernyawa.
Yang ikut memiliki apalagi "menikmati"nya akan ikut terkena masalah.
2. Tokoh yang diidolakan, secara grafis kuat "karakter"nya. Berpotensi disukai jin fasiq.
3. Cerita itu Fiksi alias rekaan fiktif/khayal dari yang membuatnya. Khayalan yang "diilhami" jin.
4. Kekuatan/katangkasan si tokoh hanya ada di dunia jin.
[12/10/2017 17:15] Mrs F: Jadi salah ya
Saya pikir cuma buat Profil Picture wa aja kan
[12/10/2017 17:15] R Rosyad: Sepertinya ada sosok yang sudah lama menyertai anda (Mrs. F) yang juga menjadikan Mrs. F menyukai dan mengidolakan si Kenshin
[12/10/2017 17:15] Mrs F: Iya ustadz, saya ganti
[12/10/2017 17:17] Mrs F: Saya suka sosok ksatria dengan samurai seperti itu
[12/10/2017 17:17] R Rosyad: Gambarnya juga didelete..
Trus koleksi-koleksi Manga-nya juga dihapus baik yang digital maupun yang komik kertas. Filmnya juga..
[12/10/2017 17:18] Mrs F: Kok sedih
[12/10/2017 17:18] Mrs F: Saya suka dan cinta sekali dengan sosok kenshin (emoticon mmenangis).
[12/10/2017 17:20] R Rosyad: BismiLLaahirrahmanirrahiim
Siapapun dirimu yang mencintai Kenshin yang sudah sejak lama ada di Mrs. F.. bertaubatlah kepada ALLaah swt..
Jadilah hambaNya yang baik, patuh, dan berjuang di jalanNya..
[12/10/2017 17:20] R Rosyad: Mrs. F akan membimbingmu..
[12/10/2017 17:20] Mrs F: (emoticon menangis banyak sekali).
[12/10/2017 17:20] Mrs F: kenapaaaaaaa....???
[12/10/2017 17:21] Mrs F: Ada jiwa kaori dalam tubuh ini
[12/10/2017 17:21] Mrs F: Kaori itu belahan jiwa Kenshin
[12/10/2017 17:22] R Rosyad: Iya Saya tahu..
Dan dirimu menempati ruang sukma/nafs Mrs F. Yang nafs Mrs. F ada di sana, di duniamu, sejak lama..
[12/10/2017 17:23] Mrs F: Trus apa salahnya aku di sini...
[12/10/2017 17:23] R Rosyad: Biarkan nafs Mrs. F kembali ke tempatnya semula.. itu fitrahnya.
Dan fitrahmu adalah kembali kepada tugas penciptaan kita, menyembah ALLaah swt.
[12/10/2017 17:24] R Rosyad: Selain bukan haknya dirimu ada di dalam diri mrs. F, kalian juga harusnya berIslam.. menyembah ALLaah swt yang telah menciptakan kita semua..
[12/10/2017 17:24] Mrs F: Aku sudah nyaman di sini
[12/10/2017 17:25] Mrs F: Aku tidak mengganggunya
[12/10/2017 17:26] R Rosyad: Kenyamananmu selama ini karena selama ini mrs. F belum paham bahwa ada yang salah menyukai kisah-kisah kalian dan masuk ke dunia kalian..
Tapi sekarang akan beda..
[12/10/2017 17:27] Mrs F: Itu karena kamu terlalu jauh ikut campur
[12/10/2017 17:27] Mrs F: Dia tidak akan tau jika kamu tidak banyak bicara
[12/10/2017 17:27] R Rosyad: BismiLLaahirrahmanirrahiim
Mrs. F, mari nyatakan dengan tegas bahwa dirimu tidak menyukai lagi semua yang ALLaah swt tidak meridhoiNya..
Istighfar, lalu nyatakan baro-ah..
[12/10/2017 17:29] R Rosyad: Istighfar...
Lalu ucapkan..
A'uudzubiLLaahi minasy syaithaanir rajiim
INNAA BURO-AAA-U MINKUM WA MIMMAA TA'BUDUUNA MINDUUNILLAAH
Sesungguhnya Kami berlepas diri dari kalian dan dari segala yang disembah selain ALLaah
INNAA BURO-AAA-U MINKUM WA MIMMAA TA'BUDUUNA MINDUUNILLAAH
INNAA BURO-AAA-U MINKUM WA MIMMAA TA'BUDUUNA MINDUUNILLAAH
INNAA BURO-AAA-U MINKUM WA MIMMAA TA'BUDUUNA MINDUUNILLAAH
INNAA BURO-AAA-U MINKUM WA MIMMAA TA'BUDUUNA MINDUUNILLAAH
INNAA BURO-AAA-U MINKUM WA MIMMAA TA'BUDUUNA MINDUUNILLAAH
INNAA BURO-AAA-U MINKUM WA MIMMAA TA'BUDUUNA MINDUUNILLAAH
[12/10/2017 17:29] R Rosyad: Kembalilah kepada fitrah penciptaanmu.. Menyembah ALLaah
[12/10/2017 17:30] R Rosyad: Kaori..
Jadilah muslimah..
Ikutilah Mrs. F, nyatakan bersama pernyataan di atas itu..
[12/10/2017 17:30] R Rosyad: INNAA BURO-AAA-U MINKUM WA MIMMAA TA'BUDUUNA MINDUUNILLAAH
INNAA BURO-AAA-U MINKUM WA MIMMAA TA'BUDUUNA MINDUUNILLAAH
INNAA BURO-AAA-U MINKUM WA MIMMAA TA'BUDUUNA MINDUUNILLAAH
INNAA BURO-AAA-U MINKUM WA MIMMAA TA'BUDUUNA MINDUUNILLAAH
INNAA BURO-AAA-U MINKUM WA MIMMAA TA'BUDUUNA MINDUUNILLAAH
*mINNAA BURO-AAA-U MINKUM WA MIMMAA TA'BUDUUNA MINDUUNILLAAH
[12/10/2017 17:30] Mrs F: Lalu bagaimana dengan Kenshin...?
[12/10/2017 17:31] R Rosyad: Kenshin, in syaaALLaah akan kita doakan. Semoga ALLaah swt memberinya juga hidayah..
Kemudian jadilah kalian pasangan muslim/muslimah yang berjuang di Jalan ALLaah
[12/10/2017 17:32] Mrs F: Baik, apa keuntungnnya kami mengikuti saranmu..?
[12/10/2017 17:33] R Rosyad: Kehidupan kita akan jauh lebih baik.. in syaaALLaah.
Dan akan ada kehidupan setelah dunia ini... yang sangat jauh lebih baik lagi..
[12/10/2017 17:33] R Rosyad: Dengarkan baik-baik..
(AUDIO: QS. Al-Maidah (5): 3 Alyauma akmaltu)
[12/10/2017 17:34] Mrs F: Tadinya aku ingin membawa Mrs. F ini ke jepang
[12/10/2017 17:35] Mrs F: Anak ini ingin sekali melihat bunga sakura dan gunung fuji
[12/10/2017 17:36] Mrs F: Baik... Baiklah... Saya mau ikuti saranmu
[12/10/2017 17:37] R Rosyad: Ikuti ini ...
[12/10/2017 17:38] R Rosyad: (AUDIO: TUNTUNAN SYAHADAT)
[12/10/2017 17:42] R Rosyad: Kaori, sebelum menyatakan keislamanmu
Baca dulu doa ini dulu. Sungguh-sungguh dari hatimu..
ALLAAHUMMASY-ROH SHUDUURONAA LIL ISLAAM
Ya ALLaah lapangkanlah dada kami untuk menerima Islam
ALLAAHUMMASY-ROH SHUDUURONAA LIL ISLAAM
ALLAAHUMMASY-ROH SHUDUURONAA LIL ISLAAM
[12/10/2017 17:42] R Rosyad: Setelah itu nyatakanlah sungguh-sungguh dari hatimu.. 👆🏻 (AUDIO: TUNTUNAN SYAHADAT)
[12/10/2017 17:42] Mrs F: Baiklah
[12/10/2017 17:43] R Rosyad: (AUDIO: IKHTIAR NAFS)
👇🏻
[12/10/2017 17:44] R Rosyad: Setelah itu baca ini..
Semoga nafs Mrs. F kembali ke tempatnya semula..
[12/10/2017 17:44] R Rosyad: ** sy sholat maghrib dulu..
[12/10/2017 18:07] R Rosyad: Mrs. F, PP-nya diganti yaa..
Pakai yg ada kalimat2 hikmah aja.
[12/10/2017 18:13] Mrs F: Iya baik ustadz
(Setelah sholat maghrib)
[12/10/2017 18:31] R Rosyad: Kelanjutan si Kaori tadi gimana?
[12/10/2017 18:36] Mrs F: Saya masih nyari buat ganti pp dulu, ustadz
[12/10/2017 18:58] Mrs F: Iya udah
[12/10/2017 18:58] Mrs F: Iya saya hanya ikuti aja semua petunjuk ustadz sampai selesai, lalu saya sholat maghrib
[12/10/2017 20:10] Mrs F: saya masih tidak faham, bagaimana sih ceritanya masak suka dengan tokoh kartun manga itu bisa sampai seperti itu...???
[12/10/2017 20:11] Mrs F: Apa karena terlalu menjiwai ketika menonton filmnya... terus nafsnya lepas...?
Trus bagaimana itu 'Kaori' bisa menempati ruangnya...?
[12/10/2017 20:14] Mrs F: Banyak tokoh kartun manga macam-macam, tapi tidak ada yang saya suka tuh...
Kecuali Kaori dan Kenshin saja...
Apa lagi saat SMK ada teman (beneran temen akrab sekali) namanya ARS...
Nah, yang memanggil saya pertama kali plus membiasakan saya dengan sebutan Kaori ya ARS
[12/10/2017 20:15] Mrs F: Lalu beliau minta saya memanggilnya Kenshin
[12/10/2017 20:16] Mrs F: ARS ini baik sekali kepada saya, dari awal masa orientasi siswa sampe sudah beda kelas juga kami saling support satu sama lain.
[12/10/2017 20:17] Mrs F: Semua teman-teman tahu. Teman dan guru panggil saya dengan nama kecil.
Hanya ARS yang panggil saya Kaori, kapan dan di manapun di depan siapapun.
[12/10/2017 20:19] R Rosyad: ARS itu juga penikmat manga Samurai X ?
[12/10/2017 20:20] Mrs F: Tepat sekali
[12/10/2017 20:20] Mrs F: ARS bilang...sosok dan karakter Kaori itu mirip saya
[12/10/2017 20:22] Mrs F: Sekedar tahu, saat itu ARS itu bintang di sekolah inceran semua perempuan-perempuan sampai kakak kelas mengejar dia...
Tapi ARS malah memilih saya... katanya suka karena saya sederhana dan apa adanya...
Kami cuma temenan kok tidak pacaran
[12/10/2017 20:22] Mrs F: ARS bilang nyaman deket saya... Senyaman Kenshin saat bersama Kaori
[12/10/2017 20:23] R Rosyad: Mrs. F mulai ngikuti manga itu sejak SMP kan..?
Kalau ARS juga sudah sejak lama mengikuti Samurai X, maka yang di ARS itu mungkin si Kenshin. Dan "mengenali" Kaori-nya yang di Mrs. F.
Kalo ditelusuri, kemungkinan besar ARS itu juga berlatar belakang nasab/kasab yang tidak jauh beda..
[12/10/2017 20:24] Mrs F: Kalau suka filmnya dari SMP
[12/10/2017 20:24] Mrs F: Tapi sebutan ke saya dengan nama Kaori itu saat SMK
[12/10/2017 20:24] Mrs F: Saat kamu bertemu dari awal masa orientasi siswa
[12/10/2017 20:25] R Rosyad: Iya. Begitulah prosesnya.
[12/10/2017 20:25] Mrs F: Saya juga tidak tahu mengapa ARS tidak mau memanggil saya selain nama Kaori
[12/10/2017 20:30] Mrs F: Bahkan ya... Waktu saya rambutnya panjang... ARS sampe minta saya kuncir rambut seperti Kaori, dan dia senang sekali liat saya di kuncir/jepit rambut dengan pita ala Kaori...
(padahal saya di bully oleh teman-teman krn katanya jadul dan kuno)
Tapi ARS suka dan senang sekali.
Katanya biarkan saja yang mengejek dan gak suka... Kamu cantik Kaori.
Kamu jauh lebih cantik dari mereka dan siapapun...
[12/10/2017 20:31] Mrs F: ARS itu sepertu malaikat pelindung, setiap saya butuh pertolongan, kesusahan, sedih, dan lain-lain... ARS selalu ada di samping saya...
[12/10/2017 20:40] Mrs F: Ping...
[12/10/2017 20:40] Mrs F: Ping...
[12/10/2017 20:40] Mrs F: Ping...
[12/10/2017 20:40] Mrs F: Ini Kaori sedih sekali
[12/10/2017 20:40] Mrs F: Saya harus bagimana ustadz...
[12/10/2017 20:41] R Rosyad: Kaori.. kamu tadi sudah bersyahadat kah?
[12/10/2017 20:41] Mrs F: Sudah
[12/10/2017 20:41] Mrs F: Aku ingin bersama Kenshin
[12/10/2017 20:42] Mrs F: Tolong pertemukan dan satukan aku dengan Kenshin
[12/10/2017 20:45] Mrs F: Iya Kaori... Tunggu sebentar... saya dan Ustadz Rosyad berusaha bantu kamu, In syaa Allah.
Kami bukan ingin menyakiti kamu
[12/10/2017 20:48] R Rosyad: Kaori, ayo kita sama-sama berdoa..
Tujukan doa ini juga kepada Kenshin yang di ARS itu..
AlhamduliLLaahi Robbil 'Aalamiin
Wash-sholaatu wassalaamu 'alaa nabiyyinaa Muhammadin wa 'alaa aalihii wa shohbihii ajma'iin..
ALLoohumma yaa muqollibal quluub, tsabbit quluubanaa 'alaa diiniKa
Yaa ALLaah, yang membolak balikkan hati, tetapkanlah-mantapkanlah hati kami berada di jalan agamaMu
Yaa mushorrifal quluub, shorrif quluubanaa 'alaa thoo'atiKa
Wahai Dzat yang mengarahkan hati, arahkanlah hati kami agar cenderung taat kepadaMu
ALLaahumma ihdinash shiroothol mustaqiim
ALLaahumma ihdinash shiroothol mustaqiim
ALLaahumma ihdinash shiroothol mustaqiim
[12/10/2017 20:48] Mrs F: Gak Kaori... saya tidak bisa kalau saya yang harus datang dan menemui Kenshin. Saya juga tidak tahu dia di mana...
Biarkan ustadz yang membantu kamu ya... Dengan cara beliau... saya hanya bisa bantu doa...
Saya ikut sedih... saya bisa merasakan perasaan kamu sekarang ini... Berdoalah kepada ALLaah, semoga ALLaah menyatukan kalian...
[12/10/2017 20:49] Mrs F: Ini Kaori, ikuti saran ustadz ya, ayo kita berdoa bersama... In syaa ALLaah
[12/10/2017 20:50] R Rosyad: BismiLLaahirrahmanirrahiim
Kenshin.. kemarilah dengan kemudahan dari ALLaah..
A'uudzubiLLaahi minasy syaithaanir rajiim
Aynamaa takuunuu ya`ti bikumuLLaahu jamii'aa, innaLLaaha 'alaa kulli syai-in qodiir
Aynamaa takuunuu ya`ti bikumuLLaahu jamii'aa, innaLLaaha 'alaa kulli syai-in qodiir
Aynamaa takuunuu ya`ti bikumuLLaahu jamii'aa, innaLLaaha 'alaa kulli syai-in qodiir
Aynamaa takuunuu ya`ti bikumuLLaahu jamii'aa, innaLLaaha 'alaa kulli syai-in qodiir
Aynamaa takuunuu ya`ti bikumuLLaahu jamii'aa, innaLLaaha 'alaa kulli syai-in qodiir
Aynamaa takuunuu ya`ti bikumuLLaahu jamii'aa, innaLLaaha 'alaa kulli syai-in qodiir
[12/10/2017 20:53] R Rosyad: Kaori..
Jika Kenshin sdh di sini.. ajaklah dia untuk menerima Islam..
Perdengarkan juga audio di atas tadi ..
[12/10/2017 20:53] Mrs F: Maa syaa Allah... Saya dan Kaori bersama-sama melihat Kenshin (beberapa emoticon menangis)
[12/10/2017 20:54] Mrs F: Ayo kaori...ajaklah kenshin bersyahadat...
[12/10/2017 20:54] R Rosyad: Putarkan audio tentang Islam tadi..
(AUDIO: QS. Al- 5:3 Alyauma akmaltu)
[12/10/2017 20:55] Mrs F: Iya baik
[12/10/2017 20:55] R Rosyad: juga ini (AUDIO: DAKWAH - MA'RIFATULLAH, QS. Al-Hasyr (59): 22-24)
[12/10/2017 20:58] R Rosyad: Ajari doanya seperti tadi ...
[12/10/2017 20:58] R Rosyad: Doa lapang menerima Islam
Baca sungguh-sungguh dari hatimu..
ALLAAHUMMASY-ROH SHUDUURONAA LIL ISLAAM
Ya ALLaah lapangkanlah dada kami untuk menerima Islam
ALLAAHUMMASY-ROH SHUDUURONAA LIL ISLAAM
ALLAAHUMMASY-ROH SHUDUURONAA LIL ISLAAM
[12/10/2017 21:00] R Rosyad: 👆🏻Kemdian bimbing dengan audio syahadat tadi..
[12/10/2017 21:00] Mrs F: Iya, tadi Kenshin sempat menolak karena belum tahu apa itu islam dan mengapa harus masuk islam
[12/10/2017 21:02] Mrs F: Alhamdulillah setelah di perdengarkan doa-doa tersebut Kenshin seperti tersentuh dan melembut...
Lalu mau mengucapkan syahadat...
[12/10/2017 21:02] Mrs F: Maa syaa Allah...
Kaori dan Kenshin sudah bersama sekarang... (emoticon menangis)
[12/10/2017 21:03] Mrs F: Wallahu'alam...ini sungguhan apa tidak sih...
Saya kok ikutan sedih terharu gini
[12/10/2017 21:03] R Rosyad: AlhamduliLLaahilladzii bini'matihii tatimmush shoolihaat..
[12/10/2017 21:03] R Rosyad: Langsung bacakan untuk ARS ikhtiar nafs...
[12/10/2017 21:04] R Rosyad: Atau ikuti audionya..
[12/10/2017 21:04] Mrs F: ARS...?
[12/10/2017 21:04] R Rosyad: Iya..
Kenshin itu menempati yang di ARS..
Ruang sukmanya selama ini ditempati Kenshin itu
[12/10/2017 21:05] Mrs F: Sama seperti kaori menempati ruang di tubuh saya ya?
[12/10/2017 21:05] R Rosyad: Dan nanti mereka berdua agar bergabung dengan jamaah jin yang sholih..
[12/10/2017 21:05] R Rosyad: Iya
[12/10/2017 21:05] Mrs F: Ya Allah... saya baru faham sekarang..
[12/10/2017 21:05] Mrs F: Terjawab sudah..
[12/10/2017 21:06] Mrs F: saya dengan ARS juga tidak mengerti selama ini... Mengapa kami bisa punya rasa dan jiwa yang sama
[12/10/2017 21:06] Mrs F: Tapi ini unik
[12/10/2017 21:06] Mrs F: Kami seperti sedang memainkan 2 tokoh dengan karakter yang bukan kami sebetulnya...
[12/10/2017 21:06] R Rosyad: Ikuti atau perdengarkan. Ajak Kenshin muslim dan Kaori muslimah itu untuk mengarahkan bacaan Ikhtiar Nafs ke ARS..
[12/10/2017 21:07] Mrs F: Iya baik
[12/10/2017 21:07] R Rosyad: Semoga semuanya kembali kepada fitrahnya
[12/10/2017 21:08] Mrs F: Pantas saja hubungan kami dekat dan akrab seolah kami sudah lama kenal dan bersama...
Ternyata ini
[12/10/2017 21:08] Mrs F: Maa syaa ALLaah laa quwwata illa biLLaah...
[12/10/2017 21:09] Mrs F: Aamiin Allahumma Aamiin
[12/10/2017 21:10] R Rosyad: Sudah dibaca / diperkenalkan audio ikhtiar nafs..?
Sekalian juga buat Mrs. F untuk ruang-ruang kosong yang lainnya..
[12/10/2017 21:10] R Rosyad: diperdengarkan
[12/10/2017 21:10] Mrs F: Iya
[12/10/2017 21:11] R Rosyad: Diulangi 2 - 3 kali..
[12/10/2017 21:11] Mrs F: Iya baik ustadz
[12/10/2017 21:27] R Rosyad: Mrs. F .. sudah ikhtiar nafs-nya?
[12/10/2017 21:28] Mrs F: Sudah ustadz, Alhamdulillah
[12/10/2017 21:29] Mrs F: Tadi saya lihat lagi gambar-gambar Kenshin dan Kaori, Kok beda
[12/10/2017 21:30] Mrs F: Gambar mereka tetap bagus saya suka.. Tapi rasanya kok datar saja begitu...biasa...
[12/10/2017 21:30] Mrs F: Tidak ada perasaan yang meluap-meluap di dada saya seperti sebelum-sebelumnya
[12/10/2017 21:33] R Rosyad: AlhamduliLLaah..
[12/10/2017 21:38] Mrs F: Mereka pergi dengan wajah yang bahagiaaaaa begitu
[12/10/2017 21:39] Mrs F: saya kok terharu ya dengab mereka..... itu nyata... Bukan kartun
[12/10/2017 21:41] Mrs F: Tadi pas saya ping..ping ustadz tadi... Kaori ini di belakang saya pakai kimono menangis-nangis minta ketemu kenshin...
Saya bingung...makanya langsung japri ustadz lagi
[12/10/2017 21:58] Mrs F: saya kan ngefans sama dia
[12/10/2017 21:58] R Rosyad: Doakan saja agar mereka bertemu dengan jamaah yang shalih, belajar agama di sana dan berdakwah sebagai bentuk syukur kepada ALLaah swt..
[12/10/2017 21:59] Mrs F: Iya ustadz, in syaa ALLaah
[12/10/2017 22:01] R Rosyad: Ngefans-nya disudahi. Karena sudah tahu hakikat sebenarnya.
Maka, dalam pendidikan anak-anak para sahabat menceritakan kisah-kisah nyata perjuangan mereka bersama Nabi di dalam dakwah dan pertempuran. Itu semua real bukan fiksi.
Rawannya cerita fiksi itu adalah adanya imajinasi dan "ilham" jin yang dimasukkan ke penulisnya, sutradaranya bahkan hingga pemerannya.
[12/10/2017 22:02] Mrs F: Iya ustadz... Sekarang sudah tidak
[12/10/2017 22:04] Mrs F: tadi saya lihat-lihat lagi pandang-pandangi lagi gambar kenshin tapi kok biasa dan datar aja, ya hanya gambar biasa... Tidak ada luapan-luapan batin (seperti didak ada jiwanya).
Tadinya tuh saya kalau lihat gambar Kenshin itu seperti melihat belahan jiwa,
Ternyata itu semua perasaannya Kaori
yang di dalam diri saya.
__________ SELESAI.
Baca juga:
Serial Tanya Jawab TQ Seputar Kartun
Tampilkan postingan dengan label Ikhtiar Pembebas Pembersih dan Pengembali Sukma. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Ikhtiar Pembebas Pembersih dan Pengembali Sukma. Tampilkan semua postingan
Rabu
Seri Tanya Jawab TQ: Mengatasi Pikun
Tanya jawab salah satu anggota room TQ, Peserta Pelatihan TQ di satu daerah dengan ustadz Riyadh Rosyadi.
Tanya:
1. Dalam kurun waktu satu tahun belakangan ini merasakan cepat pikun/lupa.. hal yang baru saja di lihat atau di dengar bisa terlupakan dan akhir-akhir ini semakin parah dengan disertai pusing.
Jawab:
Lakukan RID ditujukan kepada yang di kepala, yang bikin cepat lupa dan pusing..
Redaksinya bisa seperti ini,
BismiLLaahirrahmanirrahiim, kepada kalian makhluq ALLaah yang ditakdirkanNya ada di kepalaku yang bikin aku cepat lupa dan pusing, dengar baik-baik..
(lanjutkan dengan kalimat RID)
Kemudian langsung diikuti dengan ikhtiar nafs.
Semoga ALLaah swt memudahkan prosesnya.
* jangan lupa sudah didahului dengan bersih-bersih segala unsur yang berpotensi menjadi "media" baik barang atau perbuatan.
H. Riyadh Rosyadi
Tanya:
1. Dalam kurun waktu satu tahun belakangan ini merasakan cepat pikun/lupa.. hal yang baru saja di lihat atau di dengar bisa terlupakan dan akhir-akhir ini semakin parah dengan disertai pusing.
Jawab:
Lakukan RID ditujukan kepada yang di kepala, yang bikin cepat lupa dan pusing..
Redaksinya bisa seperti ini,
BismiLLaahirrahmanirrahiim, kepada kalian makhluq ALLaah yang ditakdirkanNya ada di kepalaku yang bikin aku cepat lupa dan pusing, dengar baik-baik..
(lanjutkan dengan kalimat RID)
Kemudian langsung diikuti dengan ikhtiar nafs.
Semoga ALLaah swt memudahkan prosesnya.
* jangan lupa sudah didahului dengan bersih-bersih segala unsur yang berpotensi menjadi "media" baik barang atau perbuatan.
H. Riyadh Rosyadi
Sabtu
Tentang 'Ain, Intinya adalah Gejolak Jiwa
DAMPAK 'AIN/NAFS ADALAH NYATA
Banyak, Kuat, Cepat dan Tepatnya Bekerja
'Ain adalah salah satu penyebutannya saja
Kalau kita menyimak berbagai penjelasan dan contoh bagaimana dampak dari 'Ain/Nafs bisa berakibat mencelakakan hingga kematian dan bagaimana "teknik" terapi akibat dampak dari 'Ain/Nafs tersebut, kita bisa sedikit memahaminya.
Cepat dan tepatnya 'Ain/Nafs bekerja
Bahkan Ain/Nafs termasuk kategori kasus terbanyak Penyebab Kematian
عَنْ جَابِرٍ أَنَّ رَسُوْلَ اللّٰهِ ﷺ قَالَ أَكْثَرُ مَنْ يَمُوْتُ مِنْ أُمَّتِيْ بَعْدَ قَضَاءِ اللّٰهِ وَقَدَرِهِ بِالْأَنْفُسِ يَعْنِيْ بِالْعَيْنِ
Dari sahabat Jabir radliyaLLaaahu ‘anhu ia berkata : Telah bersabda Rasulullah ﷺ : Kebanyakan yang meninggal dari umatku setelah qadha dan qadar ALLaah adalah karena An-Nafs yaitu Al-‘Ain.
(HR. Bukhari dlm At-Taarikh Al-Kabiir 4/360, Shahiihul-Jaami’ no. 1206).
Kisah dampak 'Ain "tidak sengaja" diniatkan dari seorang sahabat Nabi ('Amir bin Rabi'ah veteran Badr) kepada sahabat lainnya (Sahl bin Hunaif) yang nyaris "membunuh" Sahl. Adalah salah satu bukti kuat, cepat dan tepatnya 'Ain bekerja. (Hadits Malik, Ahmad, Nasai).
'Ain atau Nafs
Disebut 'Ain karena gejolak jiwa itu umumnya disalurkan lewat penglihatan. Dan penglihatan itu cepat (kecepatan cahaya) dan tepat, sesuai obyek yang dijangkaunya.
Dampak gejolak nafs (jiwa) itu bisa juga disalurkan lewat bayangan (batin)nya atau lewat kata-kata. Dan pemilik gejolak jiwa itu tidak harus berada di lokasi obyek yang menjadi sasarannya.
Ibnul Qoyyim menyebutkan,
ونفس العائن لا يتوقف تأثيرها على الرؤية ، بل قد يكون أعمى فيوصف له الشيء فتؤثر نفسه فيه وإن لم يره ، وكثير من العائنين يؤثر في المعين بالوصف من غير رؤية
Dan pengaruh jiwa pemilik 'ain bukan hanya dengan jalan melihat (dengan mata). Bahkan orang buta pun yang membayangkan sesuatu bisa memberi dampak dengan jiwanya itu sekalipun dia tidak melihatnya (sesuatu itu). Dan banyak kasus yang diakibatkan pemilik 'ain yang menimpa ma'yun (orang yang di'aini) dengan cara membayangkannya (mendeskripsikannya) saja tanpa melihat.
Hati-hati dengan Gejolak Jiwa
Gejolak jiwa bisa menjadi bahan bakar 'ain. Baik gejolak "positif maupun negatif".
Gejolak Positif seperti: Kagum, empati, angan-angan, gembira (yang tidak disertai tabrik ungkapan/doa keberkahan)
Gejolak negatif seperti: Hasad, benci, prasangka, marah, sedih, malu/minder, takut, angan-angan.
Yang keduanya (positif/negatif) itu bisa berpotensi mencelakakan bahkan kepada dirinya sendiri.
Jika gejolak jiwa yang kadang disertai ucapan atau kadang hanya membatin saja itu tersalurkan melalui pandangan mata maka itu disebut sebagai 'Ain. Jika tidak melalui media mata maka disebut Nafs (saja).
"Diantara" terapi efektifnya adalah dengan menyentuhkan "bekas" dari pihak yang terkait dengan gangguan 'ain-nya tersebut kepada dirinya. Yang terbaik adalah bekas kebaikannya. Jika tidak ada maka bekas apapun yang berasal dari bagian pihak yang terkait dengan gangguan 'ain-nya tersebut disentuhkan kepada pihak yang terkena gangguan.
Sumber 'Ain/Nafs itu ada tiga:
1. Manusia,
2. Jin,
ففي سنن النسائي عَنْ أَبِي نَضْرَةَ عَنْ أَبِي سَعِيدٍ قَالَ كَانَ رَسُولُ اللَّهِ صلى الله عليه وسلم يَتَعَوَّذُ مِنْ عَيْنِ الْجَانِّ وَعيْنِ الإنسِ فَلَمَّا نَزَلَتِ الْمُعَوِّذَتَانِ أَخَذَ بِهِمَا وَتَرَكَ مَا سِوَى ذَلِكَ.
Dari Abu Nadhroh dari abi Sa'id al-Khudri radhiyaLLaahu 'anhu berkata, bahwa RasuluLLaah shallaLLaahu 'alaihi wasallam senantiasa berlindung dari kejahatan 'ain jin dan 'ain manusia. Kemudian tatkala turun dua surat perlindungan (Al-Falaq dan An-Naas) maka Nabi mengambil (beralih) kepada kedua surat itu dan meninggalkan selainnya.
(Sunan an-Nasai)
3. Hewan.
'Ain Hewan
عن ابن عباس رضي الله عنهما قال : الكلاب من الجن، فإذا غشيتكم عند طعامكم، فالقوا لهن فإن لها نفسا
(ذكره الإمام عبدالبر في التمهيد (14/229) والقاضي بدر الدين الشبلي في اكام المرجان في أحكام الجان)
Dari Ibnu ‘Abbas radhiyaLlaahu 'anhumaa bahwa beliau berkata: anjing adalah bagian dari bangsa jin maka apabila ia mengerumunimu saat makan lemparkanlah sesuatu ke arahnya karena memiliki (pengaruh) jiwa/al-‘ain.
(Al-Imam Abdul Baarr - di kitab At-Tamhid jilid 14 hal.229, Al-Qadhi Badrud Dien Asy-Syibliy - di kitab Akaamul Marjan Fii aahkaamil Jaan)
قال ابن القيم رحمه الله تعالى
... فمنها ما تشتدُّ كيفيتُها وتقوى حتى تؤثر في إسقاط الجنين، ومنها ما تؤثر في طمس البصر، كما قال النبي صلى الله عليه وسلم في الأَبْتَر، وذي الطُّفْيَتَيْن مِنَ الحيَّات: "إنَّهمَا يَلتَمِسَان البَصَرَ، ويُسقطان الحَبَلَ". زاد المعاد (149/4).
Ibnul Qayyim rahimahullah menjelaskan :
“(Ada jenis jiwa buruk) yang kuat karakternya bisa memberi dampak menimpa membahayakan hingga membuat janin gugur dari kandungan, dan ada yang membuat mata menjadi buta, sebagaimana sabda Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam mengenai AL-ABTAR (ular yang pendek buntutnya/ ular buntung) dan mengenai DZU THUFYATAIN (ular yang memiliki 2 garis hitam di punggungnya)…
Diantara ular : “”Sesungguhnya dua jenis ular itu membutakan mata manusia, dan menggugurkan kandungan”.
(Zaadul Ma’aad jilid 4 hal.149).
H. Riyadh Rosyadi _ FTQ
Banyak, Kuat, Cepat dan Tepatnya Bekerja
'Ain adalah salah satu penyebutannya saja
Kalau kita menyimak berbagai penjelasan dan contoh bagaimana dampak dari 'Ain/Nafs bisa berakibat mencelakakan hingga kematian dan bagaimana "teknik" terapi akibat dampak dari 'Ain/Nafs tersebut, kita bisa sedikit memahaminya.
Cepat dan tepatnya 'Ain/Nafs bekerja
حَدَّثَنِي عَنْ مَالِك عَنْ حُمَيْدِ بْنِ قَيْسٍ الْمَكِّيِّ أَنَّهُ قَالَ
دُخِلَ عَلَى رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ بِابْنَيْ جَعْفَرِ بْنِ أَبِي طَالِبٍ فَقَالَ لِحَاضِنَتِهِمَا مَا لِي أَرَاهُمَا ضَارِعَيْنِ فَقَالَتْ حَاضِنَتُهُمَا يَا رَسُولَ اللَّهِ إِنَّهُ تَسْرَعُ إِلَيْهِمَا الْعَيْنُ وَلَمْ يَمْنَعْنَا أَنْ نَسْتَرْقِيَ لَهُمَا إِلَّا أَنَّا لَا نَدْرِي مَا يُوَافِقُكَ مِنْ ذَلِكَ فَقَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ اسْتَرْقُوا لَهُمَا فَإِنَّهُ لَوْ سَبَقَ شَيْءٌ الْقَدَرَ لَسَبَقَتْهُ الْعَيْنُ
Telah menceritakan kepadaku dari Malik dari Humaid bin Qais Al Makki berkata; "Suatu ketika dua anak Ja'far bin Abu Thalib dibawa ke hadapan Rasulullah ﷺ. Beliau bertanya kepada perawatnya: "Kenapa aku melihat keduanya sangat kurus?" penjaganya menjawab, "Wahai RasuluLLaah, penyakit 'ain telah menyerang mereka berdua dengan cepat. Tidak ada yang menghalangi kami untuk meminta mereka diruqyah, hanya saja kami tidak mengetahui apakah anda menyetujuinya.' RasuluLLaah ﷺ lalu bersabda: 'Ruqyahlah mereka, karena sesungguhnya jika ada yang dapat mendahului takdir, niscaya penyakit 'ain-lah yang akan mendahuluinya.
(HR. Malik: 1473)
عَنْ أَبِيهِ عَنْ ابْنِ عَبَّاسٍ عَنْ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ الْعَيْنُ حَقٌّ وَلَوْ كَانَ شَيْءٌ سَابَقَ الْقَدَرَ سَبَقَتْهُ الْعَيْنُ وَإِذَا اسْتُغْسِلْتُمْ فَاغْسِلُوا
Dari Ibnu 'Abbas dari Nabi ﷺ bersabda: "Penyakit yang timbul dari pengaruh 'Ain memang ada. Seandainya ada yang dapat mendahului qadar, tentulah itu pengaruh pandangan mata. Karena itu apabila kamu disuruh mandi, maka mandilah!
(HR. Muslim: 4058)
Bahkan Ain/Nafs termasuk kategori kasus terbanyak Penyebab Kematian
عَنْ جَابِرٍ أَنَّ رَسُوْلَ اللّٰهِ ﷺ قَالَ أَكْثَرُ مَنْ يَمُوْتُ مِنْ أُمَّتِيْ بَعْدَ قَضَاءِ اللّٰهِ وَقَدَرِهِ بِالْأَنْفُسِ يَعْنِيْ بِالْعَيْنِ
Dari sahabat Jabir radliyaLLaaahu ‘anhu ia berkata : Telah bersabda Rasulullah ﷺ : Kebanyakan yang meninggal dari umatku setelah qadha dan qadar ALLaah adalah karena An-Nafs yaitu Al-‘Ain.
(HR. Bukhari dlm At-Taarikh Al-Kabiir 4/360, Shahiihul-Jaami’ no. 1206).
Kisah dampak 'Ain "tidak sengaja" diniatkan dari seorang sahabat Nabi ('Amir bin Rabi'ah veteran Badr) kepada sahabat lainnya (Sahl bin Hunaif) yang nyaris "membunuh" Sahl. Adalah salah satu bukti kuat, cepat dan tepatnya 'Ain bekerja. (Hadits Malik, Ahmad, Nasai).
'Ain atau Nafs
Disebut 'Ain karena gejolak jiwa itu umumnya disalurkan lewat penglihatan. Dan penglihatan itu cepat (kecepatan cahaya) dan tepat, sesuai obyek yang dijangkaunya.
Dampak gejolak nafs (jiwa) itu bisa juga disalurkan lewat bayangan (batin)nya atau lewat kata-kata. Dan pemilik gejolak jiwa itu tidak harus berada di lokasi obyek yang menjadi sasarannya.
Ibnul Qoyyim menyebutkan,
ونفس العائن لا يتوقف تأثيرها على الرؤية ، بل قد يكون أعمى فيوصف له الشيء فتؤثر نفسه فيه وإن لم يره ، وكثير من العائنين يؤثر في المعين بالوصف من غير رؤية
Dan pengaruh jiwa pemilik 'ain bukan hanya dengan jalan melihat (dengan mata). Bahkan orang buta pun yang membayangkan sesuatu bisa memberi dampak dengan jiwanya itu sekalipun dia tidak melihatnya (sesuatu itu). Dan banyak kasus yang diakibatkan pemilik 'ain yang menimpa ma'yun (orang yang di'aini) dengan cara membayangkannya (mendeskripsikannya) saja tanpa melihat.
Hati-hati dengan Gejolak Jiwa
Gejolak jiwa bisa menjadi bahan bakar 'ain. Baik gejolak "positif maupun negatif".
Gejolak Positif seperti: Kagum, empati, angan-angan, gembira (yang tidak disertai tabrik ungkapan/doa keberkahan)
Gejolak negatif seperti: Hasad, benci, prasangka, marah, sedih, malu/minder, takut, angan-angan.
Yang keduanya (positif/negatif) itu bisa berpotensi mencelakakan bahkan kepada dirinya sendiri.
Jika gejolak jiwa yang kadang disertai ucapan atau kadang hanya membatin saja itu tersalurkan melalui pandangan mata maka itu disebut sebagai 'Ain. Jika tidak melalui media mata maka disebut Nafs (saja).
"Diantara" terapi efektifnya adalah dengan menyentuhkan "bekas" dari pihak yang terkait dengan gangguan 'ain-nya tersebut kepada dirinya. Yang terbaik adalah bekas kebaikannya. Jika tidak ada maka bekas apapun yang berasal dari bagian pihak yang terkait dengan gangguan 'ain-nya tersebut disentuhkan kepada pihak yang terkena gangguan.
Sumber 'Ain/Nafs itu ada tiga:
1. Manusia,
2. Jin,
ففي سنن النسائي عَنْ أَبِي نَضْرَةَ عَنْ أَبِي سَعِيدٍ قَالَ كَانَ رَسُولُ اللَّهِ صلى الله عليه وسلم يَتَعَوَّذُ مِنْ عَيْنِ الْجَانِّ وَعيْنِ الإنسِ فَلَمَّا نَزَلَتِ الْمُعَوِّذَتَانِ أَخَذَ بِهِمَا وَتَرَكَ مَا سِوَى ذَلِكَ.
Dari Abu Nadhroh dari abi Sa'id al-Khudri radhiyaLLaahu 'anhu berkata, bahwa RasuluLLaah shallaLLaahu 'alaihi wasallam senantiasa berlindung dari kejahatan 'ain jin dan 'ain manusia. Kemudian tatkala turun dua surat perlindungan (Al-Falaq dan An-Naas) maka Nabi mengambil (beralih) kepada kedua surat itu dan meninggalkan selainnya.
(Sunan an-Nasai)
3. Hewan.
'Ain Hewan
عن ابن عباس رضي الله عنهما قال : الكلاب من الجن، فإذا غشيتكم عند طعامكم، فالقوا لهن فإن لها نفسا
(ذكره الإمام عبدالبر في التمهيد (14/229) والقاضي بدر الدين الشبلي في اكام المرجان في أحكام الجان)
Dari Ibnu ‘Abbas radhiyaLlaahu 'anhumaa bahwa beliau berkata: anjing adalah bagian dari bangsa jin maka apabila ia mengerumunimu saat makan lemparkanlah sesuatu ke arahnya karena memiliki (pengaruh) jiwa/al-‘ain.
(Al-Imam Abdul Baarr - di kitab At-Tamhid jilid 14 hal.229, Al-Qadhi Badrud Dien Asy-Syibliy - di kitab Akaamul Marjan Fii aahkaamil Jaan)
قال ابن القيم رحمه الله تعالى
... فمنها ما تشتدُّ كيفيتُها وتقوى حتى تؤثر في إسقاط الجنين، ومنها ما تؤثر في طمس البصر، كما قال النبي صلى الله عليه وسلم في الأَبْتَر، وذي الطُّفْيَتَيْن مِنَ الحيَّات: "إنَّهمَا يَلتَمِسَان البَصَرَ، ويُسقطان الحَبَلَ". زاد المعاد (149/4).
Ibnul Qayyim rahimahullah menjelaskan :
“(Ada jenis jiwa buruk) yang kuat karakternya bisa memberi dampak menimpa membahayakan hingga membuat janin gugur dari kandungan, dan ada yang membuat mata menjadi buta, sebagaimana sabda Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam mengenai AL-ABTAR (ular yang pendek buntutnya/ ular buntung) dan mengenai DZU THUFYATAIN (ular yang memiliki 2 garis hitam di punggungnya)…
Diantara ular : “”Sesungguhnya dua jenis ular itu membutakan mata manusia, dan menggugurkan kandungan”.
(Zaadul Ma’aad jilid 4 hal.149).
H. Riyadh Rosyadi _ FTQ
Label:
Ikhtiar Pembebas Pembersih dan Pengembali Sukma,
meluruskan pemahaman,
metode indzar Da'awiyyah,
nafs,
penting diketahui peruqyah,
perasaan,
Pondasi Dasar,
SERIAL NAFS
Rabu
HIDUP STERIL, ITU TIDAK FITRAH
Sabar Dalam Membersihkan Diri, Sabar Dalam Berinteraksi
Kesempurnaan jiwa manusia adalah ketika ALLaah swt menciptakannya dengan dua kecenderungan; fujur (unsur kotor) dan taqwa (unsur bersih) yang terus ada sampai akhir hayatnya di dunia.
وَنَفْسٍ وَمَا سَوَّاهَا
فَأَلْهَمَهَا فُجُورَهَا وَتَقْوَاهَا
"dan jiwa serta penyempurnaannya (ciptaannya),
maka Allah mengilhamkan kepada jiwa itu (jalan) kefasikan dan ketakwaannya."
[QS. Ash-Shams (91): 7-8]
Naluri fitrahnya ingin bersih, maka berhasil-lah siapapun yang berupaya untuk terus menerus membersihkannya.
قَدْ أَفْلَحَ مَنْ تَزَكَّىٰ
"Sesungguhnya beruntunglah orang yang selalu membersihkan dirinya,"
[QS. Al-A'la (87): 14]
Upaya terus menerus ini tidak boleh berhenti hingga berakhir kehidupannya..
قَدْ أَفْلَحَ مَنْ زَكَّاهَا
"Sesungguhnya beruntunglah orang yang telah membersihkannya"
[QS. Ash-Shams (91): 9]
Dalam upayanya membersihkan diri, diapun bergerak bersih-bersih terhadap lingkungannya, dan dia sadar bahwa yang akan dijumpainya adalah beraneka polutan.
Alih-alih menjauh dari polutan itu, justeru disapanya polutan itu dengan ramah. Untuk selanjutnya didatangi terus untuk dibersihkannya lagi. Menakjubkan..
وَعِبَادُ الرَّحْمَٰنِ الَّذِينَ يَمْشُونَ عَلَى الْأَرْضِ هَوْنًا وَإِذَا خَاطَبَهُمُ الْجَاهِلُونَ قَالُوا سَلَامًا
"Dan hamba-hamba (ALLaah) yang Maha Penyayang itu (ialah) mereka yang berjalan di atas bumi dengan rendah hati dan apabila orang-orang jahil menyapa mereka, mereka mengucapkan kata-kata (yang mengandung) keselamatan."
[QS. Al-Furqon (25): 63]
Sadar akan interaksinya menyapa itu akan berdampak terkena dan tertempeli "polutan" maka dia lakukan upaya rutin bersih-bersih diri.
وَالَّذِينَ يَبِيتُونَ لِرَبِّهِمْ سُجَّدًا وَقِيَامًا
Dan mereka yang melalui malam harinya dengan bersujud dan berdiri untuk Robb mereka.
[QS. Al-Furqon (25): 64]
Karena sadar, bahwa dirinya tidak bersih sejak awalnya...
الَّذِينَ يَجْتَنِبُونَ كَبَائِرَ الْإِثْمِ وَالْفَوَاحِشَ إِلَّا اللَّمَمَ ۚ إِنَّ رَبَّكَ وَاسِعُ الْمَغْفِرَةِ ۚ هُوَ أَعْلَمُ بِكُمْ إِذْ أَنْشَأَكُمْ مِنَ الْأَرْضِ وَإِذْ أَنْتُمْ أَجِنَّةٌ فِي بُطُونِ أُمَّهَاتِكُمْ ۖ فَلَا تُزَكُّوا أَنْفُسَكُم ۖ هُوَ أَعْلَمُ بِمَنِ اتَّقَىٰ
(Yaitu) mereka yang menjauhi dosa-dosa besar dan perbuatan keji yang selain dari kesalahan-kesalahan kecil. Sesungguhnya Robb kalian maha luas ampunan-Nya. Dan Dia lebih mengetahui (tentang keadaan)mu ketika Dia menjadikan kamu dari tanah dan ketika kamu masih janin dalam perut ibumu; maka janganlah kamu mengatakan dirimu suci Dialah yang paling mengetahui tentang orang yang bertakwa.
[QS. An-Najm (53): 32]
Takut kotor dengan menjauhi kotoran itu tidaklah bijak. Tidaklah baik mensterilkan diri.
Berinteraksi dalam rangka membersihkan lingkungan yang kotor dengan mengambil resiko terkena kotorannya dengan kemudian bekerja keras lagi untuk membersihkan dirinya lagi, itu adalah jauh lebih baik.
Nabi ﷺ memilihkan pola hidup ini untuk para sahabat..
عَنِ ابْنُ عُمَرَ عَنْ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَنَّهُ قَالَ الْمُؤْمِنُ الَّذِي يُخَالِطُ النَّاسَ وَيَصْبِرُ عَلَى أَذَاهُمْ أَعْظَمُ أَجْرًا مِنْ الَّذِي لَا يُخَالِطُهُمْ وَلَا يَصْبِرُ عَلَى أَذَاهُمْ قَالَ حَجَّاجٌ خَيْرٌ مِنْ الَّذِي لَا يُخَالِطُهُمْ
Dari Ibnu Umar dari Nabi ﷺ, beliau bersabda: "Seorang mukmin yang berbaur dengan manusia dan bersabar atas celaan mereka adalah lebih besar pahalanya dari pada orang mukmin yang tidak membaur dengan manusia dan tidak sabar atas celaan mereka." Hajjaj menyebutkan, "Lebih baik dari pada orang mukmin yang tidak membaur dengan mereka."
(HR. Ahmad - 4780, Ibnu Majah 4022).
Tangguh, tidak mudah rapuh sekalipun celaan beruntun datang dari mereka yang suka mencela...
يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا مَنْ يَرْتَدَّ مِنْكُمْ عَنْ دِينِهِ فَسَوْفَ يَأْتِي اللَّهُ بِقَوْمٍ يُحِبُّهُمْ وَيُحِبُّونَهُ أَذِلَّةٍ عَلَى الْمُؤْمِنِينَ أَعِزَّةٍ عَلَى الْكَافِرِينَ يُجَاهِدُونَ فِي سَبِيلِ اللَّهِ وَلَا يَخَافُونَ لَوْمَةَ لَائِم ۚ ذَٰلِكَ فَضْلُ اللَّهِ يُؤْتِيهِ مَنْ يَشَاءُ ۚ وَاللَّهُ وَاسِعٌ عَلِيمٌ
Hai orang-orang yang beriman, barangsiapa di antara kamu yang murtad dari agamanya, maka kelak ALLaah akan mendatangkan suatu kaum yang ALLaah mencintai mereka dan merekapun mencintai-Nya, yang bersikap lemah lembut terhadap orang yang mukmin, yang bersikap keras terhadap orang-orang kafir, yang berjihad dijalan ALLaah, dan yang tidak takut kepada celaan orang yang suka mencela. Itulah karunia ALLaah, diberikan-Nya kepada siapa yang dikehendaki-Nya, dan Allah Maha Luas (pemberian-Nya), lagi Maha Mengetahui.
[QS. Al-Maidah (5): 54]
Kepada mereka inilah ALLaah swt menurunkan imunitas, ketenangan, dan kemampuan membalikkan keadaan. Mereka yang menentang akhirnya menjadi kawan.
إِنَّ الَّذِينَ قَالُوا رَبُّنَا اللَّهُ ثُمَّ اسْتَقَامُوا تَتَنَزَّلُ عَلَيْهِمُ الْمَلَائِكَةُ أَلَّا تَخَافُوا وَلَا تَحْزَنُوا وَأَبْشِرُوا بِالْجَنَّةِ الَّتِي كُنْتُمْ تُوعَدُونَ
Sesungguhnya orang-orang yang mengatakan: "Robb kami ialah ALLaah" kemudian mereka meneguhkan pendirian mereka, maka malaikat akan turun kepada mereka dengan mengatakan: "Janganlah kamu takut dan janganlah merasa sedih; dan gembirakanlah mereka dengan jannah yang telah dijanjikan ALLaah kepadamu".
[QS. Fushilat (41): 30]
هُوَ الَّذِي أَنْزَلَ السَّكِينَةَ فِي قُلُوبِ الْمُؤْمِنِينَ لِيَزْدَادُوا إِيمَانًا مَعَ إِيمَانِهِمْ ۗ وَلِلَّهِ جُنُودُ السَّمَاوَاتِ وَالْأَرْضِ ۚ وَكَانَ اللَّهُ عَلِيمًا حَكِيمًا
Dialah yang telah menurunkan ketenangan ke dalam hati orang-orang mukmin supaya keimanan mereka bertambah di samping keimanan mereka (yang telah ada). Dan kepunyaan ALLaah-lah tentara langit dan bumi dan adalah Allah Maha Mengetahui lagi Maha Bijaksana,
[QS. Al-Fath (48): 4]
وَلَا تَسْتَوِي الْحَسَنَةُ وَلَا السَّيِّئَةُ ۚ ادْفَعْ بِالَّتِي هِيَ أَحْسَنُ فَإِذَا الَّذِي بَيْنَكَ وَبَيْنَهُ عَدَاوَةٌ كَأَنَّهُ وَلِيٌّ حَمِيمٌ
Dan tidaklah sama kebaikan dan kejahatan. Tolaklah (kejahatan itu) dengan cara yang lebih baik, maka tiba-tiba orang yang antaramu dan antara dia ada permusuhan seolah-olah telah menjadi teman yang sangat setia.
(QS. Fushilat (41): 34]
Semua itu tidaklah ALLaah swt berikan selain kepada mereka yang SABAR yang beruntung masuk daftar yang mendapatkannya. Dan mereka inilah yang efektif sistem pertahanannya ketika datang serangan lawan.
وَمَا يُلَقَّاهَا إِلَّا الَّذِينَ صَبَرُوا وَمَا يُلَقَّاهَا إِلَّا ذُو حَظٍّ عَظِيمٍ
Sifat-sifat yang baik itu tidak dianugerahkan melainkan kepada orang-orang yang sabar dan tidak dianugerahkan melainkan kepada orang-orang yang mempunyai keuntungan yang besar.
وَإِمَّا يَنْزَغَنَّكَ مِنَ الشَّيْطَانِ نَزْغٌ فَاسْتَعِذْ بِاللَّهِ ۖ إِنَّهُ هُوَ السَّمِيعُ الْعَلِيمُ
Dan jika syetan mengganggumu dengan suatu gangguan, maka mohonlah perlindungan kepada Allah. Sesungguhnya Dialah yang Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui.
[QS. Fushilat (41): 35-36]
........
Yaa Robb kami, anugerahkanlah kami dada yang lapang untuk menampung kesabaran...
رَبَّنَا أَفْرِغْ عَلَيْنَا صَبْرًا وَثَبِّتْ أَقْدَامَنَا وَانْصُرْنَا عَلَى الْقَوْمِ الْكَافِرِينَ
Ya Robb kami, tuangkanlah kesabaran atas diri kami, dan kokohkanlah pendirian kami dan tolonglah kami terhadap orang-orang kafir.
[QS. Al-Baqoroh (2): 250]
رَبَّنَا أَفْرِغْ عَلَيْنَا صَبْرًا وَتَوَفَّنَا مُسْلِمِينَ
Ya Robb kami, tuangkanlah kesabaran kepada kami dan wafatkanlah kami dalam keadaan berserah diri (kepada-Mu).
[QS. Al-A'Raf (7): 126]
Aamiin..
____________
Bagaimana jika kondisi diri naik turun, Imunitas tidak sebanding dengan polutan. Bagaimana cara menguatkan imunitas kita?
1. Mohon pertolongan ALLaah swt
2. Meningkatkan asupan gizi
3. Meningkatkan dosis dan kualitas formula vaksin
4. Memperbaiki lingkungan untuk pemulihan dalam masa istirahat
5. Memperkuat teman baik dalam menjalani aktivitas
H. Riyadh Rosyadi
Kesempurnaan jiwa manusia adalah ketika ALLaah swt menciptakannya dengan dua kecenderungan; fujur (unsur kotor) dan taqwa (unsur bersih) yang terus ada sampai akhir hayatnya di dunia.
وَنَفْسٍ وَمَا سَوَّاهَا
فَأَلْهَمَهَا فُجُورَهَا وَتَقْوَاهَا
"dan jiwa serta penyempurnaannya (ciptaannya),
maka Allah mengilhamkan kepada jiwa itu (jalan) kefasikan dan ketakwaannya."
[QS. Ash-Shams (91): 7-8]
Naluri fitrahnya ingin bersih, maka berhasil-lah siapapun yang berupaya untuk terus menerus membersihkannya.
قَدْ أَفْلَحَ مَنْ تَزَكَّىٰ
"Sesungguhnya beruntunglah orang yang selalu membersihkan dirinya,"
[QS. Al-A'la (87): 14]
Upaya terus menerus ini tidak boleh berhenti hingga berakhir kehidupannya..
قَدْ أَفْلَحَ مَنْ زَكَّاهَا
"Sesungguhnya beruntunglah orang yang telah membersihkannya"
[QS. Ash-Shams (91): 9]
Dalam upayanya membersihkan diri, diapun bergerak bersih-bersih terhadap lingkungannya, dan dia sadar bahwa yang akan dijumpainya adalah beraneka polutan.
Alih-alih menjauh dari polutan itu, justeru disapanya polutan itu dengan ramah. Untuk selanjutnya didatangi terus untuk dibersihkannya lagi. Menakjubkan..
وَعِبَادُ الرَّحْمَٰنِ الَّذِينَ يَمْشُونَ عَلَى الْأَرْضِ هَوْنًا وَإِذَا خَاطَبَهُمُ الْجَاهِلُونَ قَالُوا سَلَامًا
"Dan hamba-hamba (ALLaah) yang Maha Penyayang itu (ialah) mereka yang berjalan di atas bumi dengan rendah hati dan apabila orang-orang jahil menyapa mereka, mereka mengucapkan kata-kata (yang mengandung) keselamatan."
[QS. Al-Furqon (25): 63]
Sadar akan interaksinya menyapa itu akan berdampak terkena dan tertempeli "polutan" maka dia lakukan upaya rutin bersih-bersih diri.
وَالَّذِينَ يَبِيتُونَ لِرَبِّهِمْ سُجَّدًا وَقِيَامًا
Dan mereka yang melalui malam harinya dengan bersujud dan berdiri untuk Robb mereka.
[QS. Al-Furqon (25): 64]
Gerak hidup ini hakikatnya adalah menjalani siklus rotasi;
berjuang membersihkan diri - membersihkan lingkungan - membersihkan diri - membersihkan lingkungan....dst
Karena sadar, bahwa dirinya tidak bersih sejak awalnya...
الَّذِينَ يَجْتَنِبُونَ كَبَائِرَ الْإِثْمِ وَالْفَوَاحِشَ إِلَّا اللَّمَمَ ۚ إِنَّ رَبَّكَ وَاسِعُ الْمَغْفِرَةِ ۚ هُوَ أَعْلَمُ بِكُمْ إِذْ أَنْشَأَكُمْ مِنَ الْأَرْضِ وَإِذْ أَنْتُمْ أَجِنَّةٌ فِي بُطُونِ أُمَّهَاتِكُمْ ۖ فَلَا تُزَكُّوا أَنْفُسَكُم ۖ هُوَ أَعْلَمُ بِمَنِ اتَّقَىٰ
(Yaitu) mereka yang menjauhi dosa-dosa besar dan perbuatan keji yang selain dari kesalahan-kesalahan kecil. Sesungguhnya Robb kalian maha luas ampunan-Nya. Dan Dia lebih mengetahui (tentang keadaan)mu ketika Dia menjadikan kamu dari tanah dan ketika kamu masih janin dalam perut ibumu; maka janganlah kamu mengatakan dirimu suci Dialah yang paling mengetahui tentang orang yang bertakwa.
[QS. An-Najm (53): 32]
Dan cara membersihkan dirinya adalah dengan menjalani siklus interaksi: bersihkan diri dan bersihkan lingkungan.
Takut kotor dengan menjauhi kotoran itu tidaklah bijak. Tidaklah baik mensterilkan diri.
Berinteraksi dalam rangka membersihkan lingkungan yang kotor dengan mengambil resiko terkena kotorannya dengan kemudian bekerja keras lagi untuk membersihkan dirinya lagi, itu adalah jauh lebih baik.
Nabi ﷺ memilihkan pola hidup ini untuk para sahabat..
عَنِ ابْنُ عُمَرَ عَنْ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَنَّهُ قَالَ الْمُؤْمِنُ الَّذِي يُخَالِطُ النَّاسَ وَيَصْبِرُ عَلَى أَذَاهُمْ أَعْظَمُ أَجْرًا مِنْ الَّذِي لَا يُخَالِطُهُمْ وَلَا يَصْبِرُ عَلَى أَذَاهُمْ قَالَ حَجَّاجٌ خَيْرٌ مِنْ الَّذِي لَا يُخَالِطُهُمْ
Dari Ibnu Umar dari Nabi ﷺ, beliau bersabda: "Seorang mukmin yang berbaur dengan manusia dan bersabar atas celaan mereka adalah lebih besar pahalanya dari pada orang mukmin yang tidak membaur dengan manusia dan tidak sabar atas celaan mereka." Hajjaj menyebutkan, "Lebih baik dari pada orang mukmin yang tidak membaur dengan mereka."
(HR. Ahmad - 4780, Ibnu Majah 4022).
Tangguh, tidak mudah rapuh sekalipun celaan beruntun datang dari mereka yang suka mencela...
يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا مَنْ يَرْتَدَّ مِنْكُمْ عَنْ دِينِهِ فَسَوْفَ يَأْتِي اللَّهُ بِقَوْمٍ يُحِبُّهُمْ وَيُحِبُّونَهُ أَذِلَّةٍ عَلَى الْمُؤْمِنِينَ أَعِزَّةٍ عَلَى الْكَافِرِينَ يُجَاهِدُونَ فِي سَبِيلِ اللَّهِ وَلَا يَخَافُونَ لَوْمَةَ لَائِم ۚ ذَٰلِكَ فَضْلُ اللَّهِ يُؤْتِيهِ مَنْ يَشَاءُ ۚ وَاللَّهُ وَاسِعٌ عَلِيمٌ
Hai orang-orang yang beriman, barangsiapa di antara kamu yang murtad dari agamanya, maka kelak ALLaah akan mendatangkan suatu kaum yang ALLaah mencintai mereka dan merekapun mencintai-Nya, yang bersikap lemah lembut terhadap orang yang mukmin, yang bersikap keras terhadap orang-orang kafir, yang berjihad dijalan ALLaah, dan yang tidak takut kepada celaan orang yang suka mencela. Itulah karunia ALLaah, diberikan-Nya kepada siapa yang dikehendaki-Nya, dan Allah Maha Luas (pemberian-Nya), lagi Maha Mengetahui.
[QS. Al-Maidah (5): 54]
Kepada mereka inilah ALLaah swt menurunkan imunitas, ketenangan, dan kemampuan membalikkan keadaan. Mereka yang menentang akhirnya menjadi kawan.
إِنَّ الَّذِينَ قَالُوا رَبُّنَا اللَّهُ ثُمَّ اسْتَقَامُوا تَتَنَزَّلُ عَلَيْهِمُ الْمَلَائِكَةُ أَلَّا تَخَافُوا وَلَا تَحْزَنُوا وَأَبْشِرُوا بِالْجَنَّةِ الَّتِي كُنْتُمْ تُوعَدُونَ
Sesungguhnya orang-orang yang mengatakan: "Robb kami ialah ALLaah" kemudian mereka meneguhkan pendirian mereka, maka malaikat akan turun kepada mereka dengan mengatakan: "Janganlah kamu takut dan janganlah merasa sedih; dan gembirakanlah mereka dengan jannah yang telah dijanjikan ALLaah kepadamu".
[QS. Fushilat (41): 30]
هُوَ الَّذِي أَنْزَلَ السَّكِينَةَ فِي قُلُوبِ الْمُؤْمِنِينَ لِيَزْدَادُوا إِيمَانًا مَعَ إِيمَانِهِمْ ۗ وَلِلَّهِ جُنُودُ السَّمَاوَاتِ وَالْأَرْضِ ۚ وَكَانَ اللَّهُ عَلِيمًا حَكِيمًا
Dialah yang telah menurunkan ketenangan ke dalam hati orang-orang mukmin supaya keimanan mereka bertambah di samping keimanan mereka (yang telah ada). Dan kepunyaan ALLaah-lah tentara langit dan bumi dan adalah Allah Maha Mengetahui lagi Maha Bijaksana,
[QS. Al-Fath (48): 4]
وَلَا تَسْتَوِي الْحَسَنَةُ وَلَا السَّيِّئَةُ ۚ ادْفَعْ بِالَّتِي هِيَ أَحْسَنُ فَإِذَا الَّذِي بَيْنَكَ وَبَيْنَهُ عَدَاوَةٌ كَأَنَّهُ وَلِيٌّ حَمِيمٌ
Dan tidaklah sama kebaikan dan kejahatan. Tolaklah (kejahatan itu) dengan cara yang lebih baik, maka tiba-tiba orang yang antaramu dan antara dia ada permusuhan seolah-olah telah menjadi teman yang sangat setia.
(QS. Fushilat (41): 34]
Semua itu tidaklah ALLaah swt berikan selain kepada mereka yang SABAR yang beruntung masuk daftar yang mendapatkannya. Dan mereka inilah yang efektif sistem pertahanannya ketika datang serangan lawan.
وَمَا يُلَقَّاهَا إِلَّا الَّذِينَ صَبَرُوا وَمَا يُلَقَّاهَا إِلَّا ذُو حَظٍّ عَظِيمٍ
Sifat-sifat yang baik itu tidak dianugerahkan melainkan kepada orang-orang yang sabar dan tidak dianugerahkan melainkan kepada orang-orang yang mempunyai keuntungan yang besar.
وَإِمَّا يَنْزَغَنَّكَ مِنَ الشَّيْطَانِ نَزْغٌ فَاسْتَعِذْ بِاللَّهِ ۖ إِنَّهُ هُوَ السَّمِيعُ الْعَلِيمُ
Dan jika syetan mengganggumu dengan suatu gangguan, maka mohonlah perlindungan kepada Allah. Sesungguhnya Dialah yang Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui.
[QS. Fushilat (41): 35-36]
........
Yaa Robb kami, anugerahkanlah kami dada yang lapang untuk menampung kesabaran...
رَبَّنَا أَفْرِغْ عَلَيْنَا صَبْرًا وَثَبِّتْ أَقْدَامَنَا وَانْصُرْنَا عَلَى الْقَوْمِ الْكَافِرِينَ
Ya Robb kami, tuangkanlah kesabaran atas diri kami, dan kokohkanlah pendirian kami dan tolonglah kami terhadap orang-orang kafir.
[QS. Al-Baqoroh (2): 250]
رَبَّنَا أَفْرِغْ عَلَيْنَا صَبْرًا وَتَوَفَّنَا مُسْلِمِينَ
Ya Robb kami, tuangkanlah kesabaran kepada kami dan wafatkanlah kami dalam keadaan berserah diri (kepada-Mu).
[QS. Al-A'Raf (7): 126]
Aamiin..
____________
Bagaimana jika kondisi diri naik turun, Imunitas tidak sebanding dengan polutan. Bagaimana cara menguatkan imunitas kita?
1. Mohon pertolongan ALLaah swt
2. Meningkatkan asupan gizi
3. Meningkatkan dosis dan kualitas formula vaksin
4. Memperbaiki lingkungan untuk pemulihan dalam masa istirahat
5. Memperkuat teman baik dalam menjalani aktivitas
H. Riyadh Rosyadi
Label:
dimensi Ruqyah,
Ikhtiar Pembebas Pembersih dan Pengembali Sukma,
jiwa,
meluruskan pemahaman,
penting diketahui peruqyah,
Pondasi Dasar,
RID,
tazkiyyah,
Terapi Quran,
Thibbun Nabawi
Sabtu
Seri Terapi Quran: Terapi 'Ain Majhul
TERAPI AKIBAT 'AIN MAJHUL
Yang Tidak Diketahui Pelakunya
Siapkan air untuk air ruqyah, kemudian bacakan beberapa ayat dan doa berikut:
1. Quran Surat Ya Sin (36) Ayat 12
Diulangi 3× kalimat wanaktubu maa qoddamuu wa aatsaarohum.
Ayat tersebut ulangi 3x lalu tiupkan ke air dan ke telapak tangan kemudian usap ke wajah, kepala dan seluruh badan.
2. Quran Surat Al-Qalam (68) Ayat 51-52
Diulangi 3× untuk kata layuzliquunaka bi abshoorihim.
Ulangi 2 ayat tersebut 3×, ditiupkan ke air dan ke telapak tangan kemudian usapkan ke wajah, kepala dan seluruh badan.
3. Quran Surat Al-Mulk (67): Ayat 3-4
Ulangi 3× untuk kalimat farji'il bashoro hal taroo min futhuur.
Ulangi 2 ayat tersebut 3×, tiupkan ke air dan ke telapak tangan, kemudian usap ke wajah, kepala dan seluruh badan.
4. Quran Surat Al-Falaq
Ulangi 3× di Qs. Al-Falaq ayat 5
Ulangi surat tersebut 3×, tiupkan ke air dan ke telapak tangan kemudian usap ke wajah, kepala dan seluruh badan.
5. Quran Surat An Naas
Ulangi 3x keseluruhan ayat
6. Do'a
Ulangi 3x keseluruhan doa
Tiupkan ke air dan telapak tangan kemudian usapkan ke wajah, kepala, dan seluruh tubuh.
Airnya diminum dan sebagian diusapkan ke kepala dan wajah serta daerah lainnya yang terasa/terganggu.
H. Riyadh Rosyadi
Yang Tidak Diketahui Pelakunya
Siapkan air untuk air ruqyah, kemudian bacakan beberapa ayat dan doa berikut:
1. Quran Surat Ya Sin (36) Ayat 12
اِنَّا نَحْنُ نُحْيِ الْمَوْتٰى وَنَكْتُبُ مَا قَدَّمُوْا وَاٰثَارَهُمْ ؕ وَكُلَّ شَيْءٍ اَحْصَيْنٰهُ فِيْۤ اِمَامٍ مُّبِيْنٍ
"Sungguh, Kamilah yang menghidupkan orang-orang yang mati, dan Kamilah yang mencatat apa yang telah mereka kerjakan dan bekas-bekas yang mereka (tinggalkan). Dan segala sesuatu Kami kumpulkan dalam Kitab yang jelas (Lauh Mahfuz)."
Ayat tersebut ulangi 3x lalu tiupkan ke air dan ke telapak tangan kemudian usap ke wajah, kepala dan seluruh badan.
2. Quran Surat Al-Qalam (68) Ayat 51-52
وَاِنْ يَّكَادُ الَّذِيْنَ كَفَرُوْا لَيُزْلِقُوْنَكَ بِاَبْصَارِهِمْ لَمَّا سَمِعُوا الذِّكْرَ وَيَقُوْلُوْنَ اِنَّهٗ لَمَجْنُوْنٌ
Dan sungguh, orang-orang kafir itu hampir-hampir menggelincirkanmu dengan pandangan mata mereka, ketika mereka mendengar Al-Qur'an dan mereka berkata, "Dia (Muhammmad) itu benar-benar orang gila."
وَمَا هُوَ اِلَّا ذِكْرٌ لِّلْعٰلَمِيْنَ
"Padahal Al-Qur'an itu tidak lain adalah peringatan bagi seluruh alam."
Ulangi 2 ayat tersebut 3×, ditiupkan ke air dan ke telapak tangan kemudian usapkan ke wajah, kepala dan seluruh badan.
3. Quran Surat Al-Mulk (67): Ayat 3-4
ؕفَارْجِعِ الْبَصَرَ ۙ هَلْ تَرٰى مِنْ فُطُوْرٍ
Maka lihatlah sekali lagi, adakah kamu lihat sesuatu yang cacat?"
ثُمَّ ارْجِعِ الْبَصَرَ كَرَّتَيْنِ يَنْقَلِبْ اِلَيْكَ الْبَصَرُ خَاسِئًا وَّهُوَ حَسِيْرٌ
"Kemudian ulangi pandangan(mu) sekali lagi (dan) sekali lagi, niscaya pandanganmu akan kembali kepadamu tanpa menemukan cacat dan ia (pandanganmu) dalam keadaan letih."
Ulangi 2 ayat tersebut 3×, tiupkan ke air dan ke telapak tangan, kemudian usap ke wajah, kepala dan seluruh badan.
4. Quran Surat Al-Falaq
Ulangi 3× di Qs. Al-Falaq ayat 5
وَمِنْ شَرِّ حَاسِدٍ اِذَا حَسَدَ
"dan dari kejahatan orang yang dengki apabila dia dengki."
5. Quran Surat An Naas
Ulangi 3x keseluruhan ayat
6. Do'a
Ulangi 3x keseluruhan doa
أَعُوْذُ بِكَلِمَاتِ اللَّهِ التَّامَّةِ مِنْ كُلِّ شَيْطَانٍ وَهَامَّةٍ وَمِنْ كُلِّ عَيْنٍ لَامَّةٍ
'Auudzu bikalimatiLLaahit tammah, min kulli syaithoonin wahaammah, wamin kulli ‘ainin laammah”.
"Aku berlindung kepada Tuhan yang Maha Sempurna dari syaithan dan hewan dan dari pandangan mata yang membuat binasa."
(HR. Abu Daud)
—————
Airnya diminum dan sebagian diusapkan ke kepala dan wajah serta daerah lainnya yang terasa/terganggu.
H. Riyadh Rosyadi
Jumat
Serial Nafs: Edisi Berbagi Pengalaman
Berikut merupakan pengalaman salah satu yang berkonsultasi mengenai Nafs dengan Ustadz Riyadh Rosyadi melalui Whattsapp. Semoga Nafs-nya sudah kembali.
[14/10 20.39] "km":
Salam, Ustadz mau tanya. Semalam saya bermimpi di jalan raya dekat rumah yang biasa saya lewati jika hendak ke kios dan mengantar anak.
Di dalam mimpi itu,
1. Saya kok bisa berniat ingin menemui orang yang dulu suka kepada saya.
2. Di jalan raya itu saya bersama teman berkendaraan, tapi disitu kami dihadang 3 ekor anjing, 2 berukuran tanggung (agak besar-red) matanya biru, 1 anjing besar warna hitam. Saya memutuskan belok untuk kembali, saat berbalik ada 1 lagi anjing, tapi saya lari tidak terkejar, lalu saya terbangun.
Katanya salah satu gangguan itu bertemu hewan-hewan buas. Apakah mimpi saya termasuk gangguan nafs atau hanya sekedar mimpi? sebab saya tidak lupa sampai sekarang.
Salam, Ustadz mau tanya. Semalam saya bermimpi di jalan raya dekat rumah yang biasa saya lewati jika hendak ke kios dan mengantar anak.
Di dalam mimpi itu,
1. Saya kok bisa berniat ingin menemui orang yang dulu suka kepada saya.
2. Di jalan raya itu saya bersama teman berkendaraan, tapi disitu kami dihadang 3 ekor anjing, 2 berukuran tanggung (agak besar-red) matanya biru, 1 anjing besar warna hitam. Saya memutuskan belok untuk kembali, saat berbalik ada 1 lagi anjing, tapi saya lari tidak terkejar, lalu saya terbangun.
Katanya salah satu gangguan itu bertemu hewan-hewan buas. Apakah mimpi saya termasuk gangguan nafs atau hanya sekedar mimpi? sebab saya tidak lupa sampai sekarang.
[14/10 21.51] R. Rosyad:
Wa'alaikumusalam. wr wb.
Kemungkinan nafs (soul) "km" ada di tempat itu atau bersama dia. Dan nafs itu tertawan.
Mohon kepada ALLaah swt untuk membebaskan nafs itu dan mengembalikannya.
[14/10 21.52] R. Rosyad:
Bacakan Ruqyah Nafs (ikhtiar nafs)
[14/10 23.03] "km":
maaf saya tertidur karena belum sehat betul.
berkali-kali/sering mimpi saya itu. Kalaul tempat pasti berubah-ubah, tapi selalu ada kesamaan yaitu pasti hadirnya orang itu terus. Padahal kenyataannya saya memikirkan orang tersebut juga tidak. Di mimpi itu juga dia sepele tp mengapa di mimpi itu saya selalu berharap dan merasa lelah. Sering sekali.
[20/10 08.34] "km":
salam, ustadz, AlhamduliLLaah perdarahannya sudah berhenti. Namun pagi ini saya sangat lemes, berkunang-kunang dan saya merasa ketakutan lagi. Saya sudah makan dan minum tetap lemes.
Saya meniatkan Ruqyah dengan Alfatihah, ayat kursi dan 3 Qul. Baru sekali selesai bacaan, untuk baca 3x saya menguap terus, Mengantuk sekali, sambil mual.
Begitu selesai saya usap ke badan. Awalnya semakin lemea tapi mata sudah mulai tidak berkunang-kunang dan takutnya berkurang.
Ini masih agak lemas, mau baca lagi seperti tidak ada kekuatan. Mengantuk, menguap terus ustadz.
salam, ustadz, AlhamduliLLaah perdarahannya sudah berhenti. Namun pagi ini saya sangat lemes, berkunang-kunang dan saya merasa ketakutan lagi. Saya sudah makan dan minum tetap lemes.
Saya meniatkan Ruqyah dengan Alfatihah, ayat kursi dan 3 Qul. Baru sekali selesai bacaan, untuk baca 3x saya menguap terus, Mengantuk sekali, sambil mual.
Begitu selesai saya usap ke badan. Awalnya semakin lemea tapi mata sudah mulai tidak berkunang-kunang dan takutnya berkurang.
Ini masih agak lemas, mau baca lagi seperti tidak ada kekuatan. Mengantuk, menguap terus ustadz.
[20/10 08.39] R. Rosyad:
Wsalam.wrwb. Mohon kepada ALLaah swt mengembalikan nafs-nafs yang terlepas. Baca ikhtiar Nafs.
Wsalam.wrwb. Mohon kepada ALLaah swt mengembalikan nafs-nafs yang terlepas. Baca ikhtiar Nafs.
[20/10 08.41] "km":
Iya ustadz. Meskipun menguap terus tetap dilanjutkan?
[20/10 08.48] R. Rosyad:
Kalau begitu, dengarkan ini, sambil minta kepada ALLaah: ketenangan hati, disertakan dengan junuduLLaah dan dikumpulkan nafs-nafs yang terlepas itu.
هُوَ الَّذِي أَنْزَلَ السَّكِينَةَ فِي قُلُوبِ الْمُؤْمِنِينَ لِيَزْدَادُوا إِيمَانًا مَعَ إِيمَانِهِمْ ۗ وَلِلَّهِ جُنُودُ السَّمَاوَاتِ وَالْأَرْضِ ۚ وَكَانَ اللَّهُ عَلِيمًا حَكِيمًا
Dialah yang telah menurunkan ketenangan ke dalam hati orang-orang mukmin supaya keimanan mereka bertambah di samping keimanan mereka (yang telah ada). Dan kepunyaan Allah-lah tentara langit dan bumi dan adalah Allah Maha Mengetahui lagi Maha Bijaksana, [Qs. Al-Fath (48): 4].
أَيْنَ مَا تَكُونُوا يَأْتِ بِكُمُ اللَّهُ جَمِيعًا ۚ إِنَّ اللَّهَ عَلَىٰ كُلِّ شَيْءٍ قَدِيرٌ
Di mana saja kamu berada pasti Allah akan mengumpulkan kamu sekalian. Sesungguhnya Allah Maha Kuasa atas segala sesuatu. [Qs. Al-Baqoroh (2) :148].
[20/10 09.04] "km":
AlhamduliLLaah ustadz, ayat dari ustadz bisa saya baca 1x, juga doa Nafs-nya, sambil saya mendengar kiriman audio Quran dari ustadz itu. Langsung nangis terus ustadz.
AlhamduliLLaah mata saya tidak berkunang-kunang lagi, pusingnya hilang dan saya merasa bertenaga lagi. AlhamduliLLaah ALLaah mengabulkan doa-doa. Terima kasih ustadz.
[20/10 09.06] "km":
Sejak saya tahu TQ saya hampir tidak pernah makan obat-obatan. Terima kasih.
Ini tadi orang rumah sebelumnya sudah sibuk mencari dokter/bidan untuk ke rumah. AlhamduliLLaah.
AlhamduliLLaah ustadz, ayat dari ustadz bisa saya baca 1x, juga doa Nafs-nya, sambil saya mendengar kiriman audio Quran dari ustadz itu. Langsung nangis terus ustadz.
AlhamduliLLaah mata saya tidak berkunang-kunang lagi, pusingnya hilang dan saya merasa bertenaga lagi. AlhamduliLLaah ALLaah mengabulkan doa-doa. Terima kasih ustadz.
[20/10 09.06] "km":
Sejak saya tahu TQ saya hampir tidak pernah makan obat-obatan. Terima kasih.
Ini tadi orang rumah sebelumnya sudah sibuk mencari dokter/bidan untuk ke rumah. AlhamduliLLaah.
[20/10 09.28] R. Rosyad:
AlhamduliLLaahi Robbil 'Aalamiin.
AlhamduliLLaahi Robbil 'Aalamiin.
Label:
Ikhtiar Pembebas Pembersih dan Pengembali Sukma,
jiwa,
metode indzar Da'awiyyah,
metode ruqyah,
nafs,
RID,
Seri Pengalaman Terapi Quran,
SERIAL NAFS,
sukma,
tawazun
Kamis
SERIAL NAFS: IKHTIAR Pembebas, Pembersih dan Pengembali Nafs
Setelah melakukan RID, biasakan diikuti dengan Ikhtiar Pengembalian Nafs disingkat ikhtiar nafs dengan diawali membaca istighfar dan beberapa ayat. Klien bisa diajak bersama membacanya:
1. Istighfar beberapa kali
2. Ayat-ayat untuk pembatal perjanjian, misal:
بَرَاءَةٌ مِنَ اللَّهِ وَرَسُولِهِ إِلَى الَّذِينَ عَاهَدْتُمْ مِنَ الْمُشْرِكِينَ
Baroo atumminaLLaahi warosuulihi ilalladziina ‘aahadtum minal musyrikiin
(Inilah pernyataan) pemutusan hubungan dari Allah dan Rasul-Nya (yang dihadapkan) kepada orang-orang musyrikin yang kamu (kaum muslimin) telah mengadakan perjanjian (dengan mereka).
[Qs. At-Taubah (9): 1]
إِذْ تَبَرَّأَ الَّذِينَ اتُّبِعُوا مِنَ الَّذِينَ اتَّبَعُوا وَرَأَوُا الْعَذَابَ وَتَقَطَّعَتْ بِهِمُ الْأَسْبَابُ
Idz tabarro alladziinattubi’uu minalladziinattaba’uu waroawul ‘adzaaba wataqotto’at bihimul asbaab
(Yaitu) ketika orang-orang yang diikuti itu berlepas diri dari orang-orang yang mengikutinya, dan mereka melihat siksa; dan (ketika) segala hubungan antara mereka terputus sama sekali.
[Surat Al-Baqoroh (2): 166]
…. إِنَّا بُرَآءُ مِنْكُمْ وَمِمَّا تَعْبُدُونَ مِنْ دُونِ اللَّهِ ….
Innaa buroaaa-u minkum wa mim maa ta’buduuna minduuniLLaah
…."Sesungguhnya kami berlepas diri daripada kamu dari daripada apa yang kamu sembah selain Allah,”….
[Surat Al-Mumtahana (60): 4]
3. Ayat-ayat untuk pembatal sihir, misal:
فَلَمَّاۤ اَلْقَوْا قَالَ مُوْسٰى مَا جِئْتُمْ بِهِ ۙ السِّحْرُ ۗ اِنَّ اللّٰهَ سَيُبْطِلُهٗ ۗ اِنَّ اللّٰهَ لَا يُصْلِحُ عَمَلَ الْمُفْسِدِيْنَ
fa lammaaa alqou qoola muusaa maa ji`tum bihis-sihr, innalloha sayubthiluh, innalloha laa yushlihu 'amalal-mufsidiin
"Setelah mereka melemparkan, Musa berkata, Apa yang kamu lakukan itu, itulah sihir, sesungguhnya Allah akan menampakkan kepalsuan sihir itu. Sungguh, Allah tidak akan membiarkan terus berlangsungnya pekerjaan orang yang berbuat kerusakan."
[QS. Yunus 10: Ayat 81]
2 Qul (Qs. Al-Falaq dan An-Nas)
_______________________________________
IKHTIAR NAFS
بِسْمِ اللّٰهِ الرَّحْمٰنِ الرَّحِيْمِ
Bismillaahir-rohmaanir-rohiim
"Dengan menyebut nama Allah Yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang."
[QS. Al-Fatihah (1): 1]
Berikut, doa dan ayat-ayat terkait dengan Nafs
Dibaca setelah selesai Ruqyahan secara umum..
____________
IKHTIAR
Pembebas, Pembersih dan Pengembali Sukma
Silakan dibaca dengan sungguh-sungguh memohon kepada ALLaah swt berkenan membebaskan dan mengembalikan jiwa-jiwa (sukma-sukma).
Jika sempat, silakan dahului dengan sholat sunnah dua rokaat (sholat sunnah mutlak) memohon pertolongan ALLaah swt..
وَاسْتَعِينُوا بِالصَّبْرِ وَالصَّلَاةِ ۚ
________
Kemudian baca,
A'uudzu biLLaahi minasy syaithaanir rajiim
بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَٰنِ الرَّحِيمِ
وَاللَّهُ أَعْلَمُ بِأَعْدَائِكُمْ ۚ وَكَفَىٰ بِاللَّهِ وَلِيًّا وَكَفَىٰ بِاللَّهِ نَصِيرًا
Dan Allah lebih mengetahui (dari pada kamu) tentang musuh-musuhmu. Dan cukuplah Allah menjadi Pelindung (bagimu). Dan cukuplah Allah menjadi Penolong (bagimu).
[QS. An-Nisa (4): 45]
Awali dengan Hamdalah dan sholawat.
Baca Quran Surat Al-Fath (48): 1 beberapa kali
A'uudzu biLLaahi minasy syaithaanir rajiim
بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَٰنِ الرَّحِيمِ
إِنَّا فَتَحْنَا لَكَ فَتْحًا مُبِينًا
Inaa fatahnaalaka fat-ham mubiinaa
Sesungguhnya Kami telah kemenangan/pembukaan/pembebasan kepadamu kemenangan/pembukaan/pembebasan yang nyata.
Baca Quran Surat An-Nasr (110): 1 beberapa kali
A'uudzu biLLaahi minasy syaithaanir rajiim
بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَٰنِ الرَّحِيمِ
إِذَا جَاءَ نَصْرُ اللَّهِ وَالْفَتْحُ
Idzaa jaaa-a nashruLLaahi wal fath
Apabila telah datang pertolongan Allah dan kemenangan/pembebasan.
Baca Quran Surat Al- A'af (7): 89 beberapa kali,
A'uudzu biLLaahi minasy syaithaanir rajiim
بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَٰنِ الرَّحِيمِ
وَسِعَ رَبُّنَا كُلَّ شَيْءٍ عِلْمًا ۗ عَلَى اللّٰهِ تَوَكَّلْنَا ۗ رَبَّنَا افْتَحْ بَيْنَنَا وَبَيْنَ قَوْمِنَا بِالْحَـقِّ وَاَنْتَ خَيْرُ الْفٰتِحِيْنَ
wasi'a robbunaa kulla syai`in 'ilmaa, 'alallohi tawakkalnaa, robbanaftah bainanaa wa baina qouminaa bil-haqqi wa anta khoirul-faatihiin
Pengetahuan Tuhan kami meliputi segala sesuatu. Hanya kepada Allah kami bertawakal. Ya Tuhan kami, berilah keputusan antara kami dan kaum kami dengan hak (adil). Engkaulah pemberi keputusan terbaik."
Baca Quran Surat Al-Isra' (17): 80-81 beberapa kali,
A'uudzu biLLaahi minasy syaithaanir rajiim
بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَٰنِ الرَّحِيمِ
وَقُلْ رَبِّ أَدْخِلْنِي مُدْخَلَ صِدْقٍ وَأَخْرِجْنِي مُخْرَجَ صِدْقٍ وَاجْعَلْ لِي مِنْ لَدُنْكَ سُلْطَانًا نَصِيرًا
waqur Robbi adkhilniy mudkhola shidqin wa-akhrijniy mukhroja shidqin waj'al liy mil-ladunKa sulthoonan nashiiroo
Dan katakanlah: "Ya Robb-ku, masukkanlah aku secara masuk yang benar dan keluarkanlah (pula) aku secara keluar yang benar dan berikanlah kepadaku dari sisi Engkau kekuasaan yang menolong.
وَقُلْ جَاءَ الْحَقُّ وَزَهَقَ الْبَاطِلُ ۚ إِنَّ الْبَاطِلَ كَانَ زَهُوقًا
waqul jaaa-al haqqu wazahaqol baathil, innal baathila kaana zahuuqoo
Dan katakanlah: "Yang benar telah datang dan yang batil telah lenyap". Sesungguhnya yang batil itu adalah sesuatu yang pasti lenyap.
Baca Doa Tazkiyyah (3×)
ٱللّٰهُمَّ آتِ أَنْفُسَنَا تَقْوَاهَا، وَزَّكِّهَا فَأَنْتَ خَيْرُ مَنْ زَكَّاهَا، أَنْتَ وَلِيُّهَا وَمَوْلَاهَا.
ALLaahumma aati anfusanaa taqwaahaa, wa zakkihaa fa Anta khoiru man zakkaahaa, Anta waliyyuhaa wa mawlaahaa.
Ya ALLaah berikan kepada jiwa kami ketaqwaannya, bersihkanlah jiwa kami dan Engkaulah yang mampu membersihkan dengan sebaik-baiknya. Engkaulah pelindung jiwa dan Engkaulah pemiliknya. [HR. Muslim]
Baca Doa Pengembalian Nafs (3×)
رَبَّنَا أَرْسِلْ إِلَيْنَا أَنْفُسَنَا وَاحْفَظْهَا بِمَا تَحْفَظُ بِهٖ عِبَادَكَ ٱلصَّالِحِيْنَ...
Robbanaa arsil ilainaa anfusanaa wahfazh-haa bimaa tahfazhu bihii 'ibaadaKash shoolihiin..
Ya ALLaah, kirimkanlah kembali kepada kami jiwa-jiwa kami itu dan jagalah dia (jiwa-jiwa itu) sebagaimana Engkau menjaga hamba-hambaMu yang shalih.
Panggil Nafs dengan nama ALLaah..
بسم الله الرحمن الرحيم
يَا أَيَّتُهَا النَّفْسُ ... إِرْجِعِيْ
يَا أَيَّتُهَا النَّفْسُ ... إِرْجِعِيْ
يَا أَيَّتُهَا النَّفْسُ ... إِرْجِعِيْ
بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَٰنِ الرَّحِيمِ
Yaa ayyatuhan nafs.. irji'iy.. (3×)
"Wahai nafs, kembalilah (ke tempatnya)"
Baca Quran Surat Yusuf (12): 83 beberapa kali,
A'uudzu biLLaahi minasy syaithaanir rajiim
بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَٰنِ الرَّحِيمِ
عَسَى اللَّهُ أَنْ يَأْتِيَنِى بِهِمْ جَمِيعًا ۚ إِنَّهُۥ هُوَ الْعَلِيمُ الْحَكِيمُ
'asallohu ay ya`tiyanii bihim jamii'aa, innahuu huwal-'aliimul-hakiim
"Mudah-mudahan Allah mendatangkan mereka semuanya kepadaku. Sungguh, Dialah Yang Maha Mengetahui, Maha Bijaksana."
Baca Quran Surat Al-Baqoroh (2): 260 beberapa kali,
A'uudzu biLLaahi minasy syaithaanir rajiim
بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَٰنِ الرَّحِيمِ
ثُمَّ ادْعُهُنَّ يَأْتِينَكَ سَعْيًا ۚ وَاعْلَمْ أَنَّ اللَّهَ عَزِيزٌ حَكِيمٌ
tsummad'uhunna ya`tiinaka sa'yaa, wa'lam annaLLooha 'aziizun hakiim
"kemudian panggillah mereka, niscaya mereka datang kepadamu dengan segera. Ketahuilah bahwa Allah Maha Perkasa, Maha Bijaksana."
Baca Quran Surat Al-Baqoroh (2): 148 beberapa kali
A'uudzu biLLaahi minasy syaithaanir rajiim
بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَٰنِ الرَّحِيمِ
أَيْنَ مَا تَكُونُوا يَأْتِ بِكُمُ اللَّهُ جَمِيعًا ۚ إِنَّ اللَّهَ عَلَىٰ كُلِّ شَيْءٍ قَدِيرٌ
Ainamaa takuunuu ya`ti bikumuLLaahu jamii'aa, innaLLaaha 'alaa kulli syai-in qodiir
Di mana saja kalian berada pasti ALLaah akan mengumpulkan kalian semua. Sesungguhnya ALLaah Maha Kuasa atas segala sesuatu.
Kemudian Doa,
اللَّهُمَّ إِنَّا نَعُوذُ بِكَ مِنْ الْهَمِّ وَالْحَزَنِ ، وَنََعُوذُ بِكَ مِنْ الْعَجْزِ وَالْكَسَلِ وَنَعُوذُ بِكَ مِنْ الْجُبْنِ والْبُخْلِ ، وَنَعُوذُ بِكَ مِنْ غَلَبَةِ الدَّيْنِ وَقَهْرِ الرِّجَالِ
ALLoohumma innaa na'uudzubika minal hammi wal hazani wa na'uudzubika minal 'ajzi walkasali wa na'uudzubika minal jubni wal bukhli wa na'uudzu bika min gholabatid daiyni waqohrir rijaali
“Ya ALLaah kami berlindung kepada-Mu dari kegelisahan dan kesusahan, dan kami berlindung pada-Mu dari kelemahan dan sifat malas, dan kami berlindung kepada-Mu dari sifat kikir dan pengecut, dan aku berlindung pada-Mu dari hutang yang tak mampu ditanggung serta kesewenangan orang.”
Doa Kesembuhan:
ُ اللَّهُمَّ رَبَّ النَّاسِ أَذْهِبْ الْبَاسَ اشْفِِ وَأَنْتَ الشَّافِي لَا شِفَاءَ إِلَّا شِفَاؤُكَ شِفَاءً لَا يُغَادِرُ سَقَمًا
ALLaahumma Robban naasi adzhibil ba`sa isyfi wa antas syaafi laa syifaa-a illa syifaa-uka syifaa-an laa yughaadiru saqomaa
Ya ALLaah Rabb manusia, dzat yang menghilangkan rasa sakit, sembuhkanlah sesungguhnya Engkau Dzat yang Maha menyembuhkan, tidak ada kesembuhan melainkan dari kesembuhan-Mu, yaitu kesembuhan yang tidak menyisakan sakit lainnya.
Akhiri dengan Hamdalah dan sholawat.
_________________
KH. Riyadh Rosyadi
Langganan:
Postingan (Atom)