Sebaik-baik dari kalian adalah orang yang mempelajari Al-Quran dan mengajarkannya (H.R. Bukhari)
Tampilkan postingan dengan label Serial Al-Falaq An-Naas. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Serial Al-Falaq An-Naas. Tampilkan semua postingan

Sabtu

Yang Jelas, Musuh itu ADA dan NYATA:

Serial Al-Falaq dan An-Naas

Syaitan jin dan syaitan manusia..

Mereka lakukan dengan segala cara, waspadalah selalu:
  1. min syarri maa kholaq, ~ sumber daya, aparatur
  2. wa min syarri ghoosiqin idzaa waqob, ~ timing dan event
  3. wa min syarrin naffaatsaatifil 'uqod, ~ ilmu dan teknologi
  4. wa min syarri haasidin idzaa hasad ~ sumber energi

Jangan sampai kita jebol di benteng utama kita, shadr
  • alladzii yuwaswisu fii shuduurin naas.
  • yang berpotensi menjebolnya itu dari kalangan jin dan manusia.

Shadr, letaknya iman-taqwa.. yang denganya ALLaah swt menilai kita,
Shadr, letaknya rahasia.. apakah kita shadiq atau kadzib,
Sahdr, letaknya prasangka.. apakah lalu meluncur sebagai ghibah yang membusukkan jiwa ataukah berkembang menjadi harumnya kata-kata dan kerja nyata karenaNya.


R. Rosyad

Posisi VIRUS dalam Surat Al-Falaq dan surat An-Naas

Serial Al-Falaq An-Naas


Surat Al-Falaq dan An-Naas, dua surat istimewa yang semenjak turunnya, Nabi shallaLLaahu 'alaihi wasallam paling sering berlindung kepada ALLaah swt dengan dua surat itu.

عن أبي سعيد الخدري رضي الله عنه قال
كَانَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَتَعَوَّذُ مِنْ عَيْنِ الْجَانِّ وَعَيْنِ الإِنْسِ, فَلَمَّا نَزَلَتْ الْمُعَوِّذَتَانِ أَخَذَ بِهِمَا, وَتَرَكَ مَا سِوَى ذَلِكَ

Dari Abu Sa'id Al-Khudri, beliau berkata bahwa RasuluLLaah shallaLLaahu ‘alaihi wa sallam berlindung dari mata jahat jin dan manusia. Ketika turun al–Mu’awwidzatain (Al-Falaq dan An-Naas), beliau memakainya dan meninggalkan yang lain.
(HR. At-Turmudzi, Ibnu Majah dan An-Nasa-i, صححه الألباني)

عَنْ عَائِشَةَ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهَا أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ كَانَ إِذَا اشْتَكَى يَقْرَأُ عَلَى نَفْسِهِ بِالْمُعَوِّذَاتِ وَيَنْفُثُ، فَلَمَّا اشْتَدَّ وَجَعُهُ كُنْتُ أَقْرَأُ عَلَيْهِ وَأَمْسَحُ بِيَدِهِ رَجَاءَ بَرَكَتِهَا

Dari Aisyah radhiyaLLaahu 'anhaa bahwasannya RasuluLLaah shallaLLaahu 'alaihi wasallam apabila sakit, beliau membacakan untuk dirinya al-mu’awwidzaat (Al-Falaq dan An-Naas) dan meniup (dengan sedikit ludah), maka tatkala sakitnya semakin keras akulah yang membacakan atasnya dan lalu aku mengusap tangan beliau untuk mendapatkan berkahnya.
(HR. Al-Bukhoriy)


Surat Al-Falaq

Berlindung kepada ALLaah swt sebagai,
Robbu l-Falaq

dari 4 bahaya kejahatan:
  1. maa kholaq ~ makhluq syarr - makhluq jahat (bahaya)
  2. ghaasiqin idzaa waqob ~ waqt syarr - maksudnya, waktu munculnya kekuatan jahat yang lebih kuat dari waktu-waktu lainnya.
  3. an-naffaatsaati fil 'uqod ~ 'ilmu syarr - ilmu/teknologi jahat (bahaya)
  4. haasidin idzaa hasad ~ nafs syarr - jiwa jahat (bahaya)



Surat An-Naas

Berlindung kepada ALLaah swt sebagai,
  1. Robbi n-Naas
  2. Maliki n-Naas
  3. Ilaahi n-Naas


dari 1 bahaya kejahatan:
  • Al-waswaasi l-Khonnaas ~ syaitan Khonnaas
  • yuwaswisu fii shuduurin naas ~ tugas dan wilayah kerjanya


Syaithan Khonnaas yang membisikkan bisikan tersembunyi/rahasia (tidak terdengar), yang muncul jika manusianya lalai dan pergi saat manusianya ingat kepada ALLaah swt (berdzikir).

Jenisnya syaitan khonnas: dari Jin dan manusia.
_____________

VIRUS adalah salah satu min syarri maa kholaq.
Salah satu yang didayagunakan syaitan berkolaborasi dengan berbagai hal yang disebutkan dalam kedua surat di atas (Al-Falaq dan An-Naas).


R. Rosyad